Live Updates
Teater Ruang Hening Pentaskan “Topeng-Topeng” Karya Rachman Sabur di 3 Kota
Bojonegoro, Mei 2026 | Sebuah pergerakan seni independen siap melintasi jalur-jalur kebudayaan di tanah Jawa. Kelompok seni Teater Ruang Hening…
Kenapa Orang Spiritual Selalu di cap meninggalkan Agama?
Assalamualaikum WrWb… Om Swastyastu… Kulo Nuwun… Pun Tabe Sampurasun… Dalam masyarakat bangsa di mana pun—termasuk di Indonesia—orang yang menempuh jalan…
Ajaran Spiritual Wayan Mustika tentang Cara Membedakan Intuisi dan Imaginasi
Ajaran spiritual dari Wayan Mustika ini memang sering menekankan bahwa manusia modern itu adalah selalu kerap sulit membedakan antara suara…
RACUN PUJIAN
fKDM (Bapak Aing) dan warga JABAR. Foto, tangkapan layar oleh Bambang Subarnas. olah design AI. Akhirnya saya hanya bisa menyaksikan…
Menguji Nafas Juara Maung Bandung di Tanah Daeng Saat Kehilangan Panglima dan Pilar Utama
PAREPARE | Sejarah selalu mencatat bahwa keruntuhan sebuah imperium besar sering kali tidak terjadi di awal musabab, melainkan pada tikungan-tikungan…
DINASTI BOGALAKON: Ketika Ring Tinju Menjadi Ruang Peradaban
Di negeri ini, kita terlalu sering mengukur masa depan anak muda dari angka-angka yang tertulis di rapor, sertifikat, atau status…
Ketika Hukum Kehilangan Nurani: Refleksi atas Tuntutan Nadiem Makarim
Di negeri yang begitu mudah melupakan luka kolektifnya sendiri, hukum sering kali tampil bukan sebagai penjaga nurani publik, melainkan sebagai…
Sang Pahlawan Revolusi di Bawah Sarung
Indonesia adalah negeri yang luar biasa subur, bukan hanya untuk padi dan palawija, tetapi juga untuk segala urusan yang berkaitan…
Sora-Sora Ti Buruan Gedong Sate
Fragmen dialog komedi satiris gaya longser–wayang urban Tokoh: Cepot : lugu, nyeleneh, sok filosofisDewala : cerewet, kritis, suka membelokkan logikaNarator…
HAIKU Yesmil Anwar
(1)memeluk bundadiperjalanan musimtangga ke surga (2)terbayang emaktajil buka puasamata membasah (3)isak tertahantakbir malam lebaranteringat bunda (4)pohon kambojadiguyur air hujanmakam ibunda…
Pentas Dua Kota Studiklub Teater Bandung mempersembahkan Dua Monolog
“Doe Tjerita dari Tanah Djawa”, Julungwangi & Amangkurat Menjejaki tahun 2026, ada keinginan yang kuat dari kami untuk dapat berbagi…





