Catatan Seorang Manusia yang Mencari Bahasa
Saya adalah seseorang yang merasa terbatas dalam urusan kata, huruf, dan majas. Saya tidak selalu memahami bagaimana sebuah kata dilahirkan…
Saya adalah seseorang yang merasa terbatas dalam urusan kata, huruf, dan majas. Saya tidak selalu memahami bagaimana sebuah kata dilahirkan…
Ada masa ketika teater tidak sekadar menjadi ruang pertunjukan, tetapi juga ruang pertaruhan. Sebuah pertunjukan bisa gagal secara estetis, ditolak…
Sore itu sebuah notifikasi WhatsApp masuk dari sahabat saya, Dody Satya Ekagustdiman. Ia mengirimkan sebuah tulisan berjudul Arkeologi Indonesia: Antara…
Dalam berbagai diskusi mengenai pertunjukan gamelan, masih kerap dijumpai pandangan bahwa kepemimpinan musikal sepenuhnya berada di tangan seorang pengendang. Pandangan…
Ada pertunjukan yang hilang karena tidak pernah dipentaskan kembali. Ada pula yang hilang karena tidak pernah benar-benar dicatat. Dalam dunia…
Museum dalam pemikiran modern sering kali mengalami nasib tragis. Ia kerap diringkas menjadi sekadar tempat penyimpanan masa lalu yang beku,…
Bantal Merah-Ku Rebahkan punggungmuRebahkan lelahmuRebahkan jiwamupada pelukan-Ku. Purbalingga, 2026 Payung Ungu akan aku lindungimudari hujan air mataair mata, mata airmu.…
Catatan dari Sebuah Percakapan di Cipacing Di sebuah warung kopi sederhana di Cipacing, di bawah rindang pohon mangga yang berdiri…
Hampir setiap hari kita mengenakan sepasang sepatu sebelum melangkah meninggalkan rumah, ke mana pun kita pergi. Sepatu tampak begitu biasa…
Kita semua mengenal istilah kacamata kuda, sebuah benda sederhana yang dipasang di sisi kepala seekor kuda. Benda yang lazim dipahami…
Tidak ada kelompok teater yang runtuh karena satu pertunjukan yang gagal. Sebagian besar justru menghilang secara perlahan ketika kemampuan mengelola…
Kita semua tahu, bahwa masker pada hakikatnya digunakan untuk menyaring udara yang keluar, maupun masuk melalui mulut dan hidung. Di…