TEATER KONTEMPORER DAN AKHIR DARI SEKAT DISIPLIN SENI
1. Ketika Teater Mulai Bergerak Meninggalkan Rumah Lamanya Mencermati berbagai ruang pertunjukan hari ini, teater tampaknya sedang perlahan meninggalkan rumah…
Di Balik Bingkai yang Sunyi
Pasca membaca tiga puisi yang berjudul Jendela (2005), Iqra (2006) dan Pecah (2006) karya Bening Kusumaningtyas Az-Zahra yang dimuat pada…
PESTA BABI Kolonialisme di Zaman Kita
Film “Pesta Babi” ini adalah memang sebuah gambaran kolonialisme di zaman kita. Sebelum menjadi polemik, karena kampus ISBI Bandung juga…
Sayap Tak Lelah Ibu Mulyani
Sore itu, 12 Maret 2026, percakapan kami mengalir tanpa terasa, ketika saya tertarik melihat foto dengan bayi kembar, katanya mendampingi…
MKJ Gelar Forum Kritik Seni Jakarta, Bahas Masa Depan Kritik Seni di Era Digital
JAKARTA | Di tengah derasnya arus media sosial, konten cepat, dan opini instan, tradisi kritik seni semakin penting untuk menjaga…
Sayap Julang Ngapak yang Melindungi Akar Identitas Manusia Sunda
Di sela kesibukannya sebagai akademisi di Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya, Iwan Muhammad Ridwan, seorang dosen Desain Komunikasi Visual (DKV), seringkali…
Paksya Bogalakon, Gerakan Sunyi yang Bekerja Saat Banyak Orang Hanya Bicara
Ada banyak cara untuk terlihat peduli. Mengunggah, mengomentari, atau sekadar membagikan kabar tentang penderitaan orang lain. Tapi ada satu cara…





