SAJAK-SAJAK Imas Utami Lokayanti
JINGKRAK MAUT SANG DEWAN Sore udara berdebuPelangi hampir tak terlihatPadahal indah sekali kelihatannyaKabar disana ada Demo menggiring debu kemarahan Berbalut…
Imas Utami Lokayanti, pangilan akrab Bunda Tami, kelahiran Bandung, 15 Desember 1960. Darah seninya menurun dari ayahnya, Rd. Juhana Hasan Sudira (Almarhum), militer dan pelukis dan Ibundanya Hj. Armilah (Almarhum). Bunda Tami yang sehari-hari sebagai Ibu rumah tangga, namun juga wiraswasta, istri dari H. Dede Sugandhi, dengan dikaruniai anak tunggal Desy Rubiyanty dan seorang cucu yang mungil, Yasmien khairunnisya. Dan Bunda Tami disamping sebagai pelukis, juga menyukai seni sastra dan puisi sejak di SD, ia kini sebagai admin “HaikuKu Indonesia” dan Direkrut “Penerbit Pustaka HaikuKu”. Karya haikunya termuat Antologi “Haiku Dangiang Ki Sunda” (2015), Antogi Haiku Indonesia “The Universe Haiku” (2016), Antologi Haiku Sunda MaJuMa “Sapamantengan Sunda” (2017), Antologi Haiku, Senryu dan Haiga “Melawan Korupsi” (2018), Antologi Haiku Perempuan “Hati Rembulan” (2018) dan karya haiku tunggalnya “Guratan Jiwa” (2017) semua diterbitkan Pustaka HaikuKu.
JINGKRAK MAUT SANG DEWAN Sore udara berdebuPelangi hampir tak terlihatPadahal indah sekali kelihatannyaKabar disana ada Demo menggiring debu kemarahan Berbalut…
Demo Indonesia 2025. bulan tak nampakJeritan IndonesiaPertiwi nangis Cekam Agustusmahasiswa membelarakyat terpuruk menjelang pagiberita kian ramaimurkanya rakyat Oh Indonesiabahasa para…
BUKAN PEMIMPI Ketika surya terus memanasAda suara suara bergumamBerteriak..!! tertawa, mencibirDan traktor itu terus menggilas menggelinding menyapu bersihKota mulai di…