PUISI Dody Satya Ekagustdiman

guru sunyi

GURU SUNYI

Sang pohon menjadi salah satu guru kehidupan
yang paling tua di muka bumi–diam,
tetapi terus menerus bekerja demi seluruh makhluk

Sang Pohon tidak berbicara
Ia tidak pernah berpidato di hadapan keramaian
Ia tidak pernah menulis kitab-kitab kebesaran
tidak pernah pula mendirikan singgasana kekuasaan

Namun akarnya menembus tanah yang dalam
dan selalu membaca rahasia bumi yang tak tertulis
mengikat butir-butir kehidupan
agar tidak terhanyut oleh zaman

Pohon selalu tegak berdiri ketika manusia datang dan pergi
menyaksikan lahir dan runtuhnya peradaban
mengamati pergantian raja-raja
serta selalu mendengar riuh rendah perdagangan dunia

Ia selalu tetap tegak

Ketika matahari membakar bumi
ia membentangkan daun-daunnya menjadi teduh
Ketika hujan turun dengan derasnya dari langit
ia dengan begitu kuat menahan sebagian amarah air
agar tanah tetap memiliki harapan

Burung pun menemukan rumah di antara rantingnya
serangga pun menemukan jalan hidup di kulit batangnya
anak-anak menemukan kebahagian dan kegembiraan di bawah naungannya
dan manusia menemukan napas yang tak pernah ditagih bayaran

Sang Pohon tidak pernah bertanya siapa yang kaya
siapa yang miskin
siapa yang berkuasa
dan siapa yang terbuang

Semua diterimanya dalam bayangan yang sama

Dari sang pohon, kita belajar tentang kesabaran
Bahwa jalannya pertumbuhan tidak selalu terlihat
Bahwa kekuatan sejati sering kali bekerja dalam diam

Bahwa memberi adalah kodrat yang lebih luhur

Sang Pohon tidak pernah mengejar pujian
tetapi buahnya selalu dinikmati
Tidak pernah pula mencari kemuliaan
tetapi jasanya menghidupi banyak kehidupan

Mungkin karena itulah
pohon menjadi salah satu guru paling tua di muka bumi

Ia selalu mengajarkan kebijaksanaan tanpa kata-kata
Selalu mengajarkan cinta tanpa khotbah
Selalu mengajarkan pengabdian tanpa penghargaan

Dan ketika manusia sibuk menghitung untung dan rugi
Sang Pohon tetap berdiri di tempatnya
mengubah sang cahaya menjadi kehidupan
mengubah sang waktu menjadi kebajikan

Diam

Namun Sang Pohon terus menerus tak pernah berhenti bekerja

Begitulah Sifat Istiqomah yang dimiliki Sang Pohon
Demi Kehidupan Seluruh Makhluk

Aku sangat merasa malu sekali oleh Sang Pohon
dan seluruh anggota tubuhku dan juga sel-sel cerdas
yang ada di Tubuh Sang Pohon dan sel-sel cerdas
yang ada pada diri tubuhku

Sekian Terima kasih
Bandung, 14.Juni.2026

PUISI Ayie S Bukhary
Baca Tulisan Lain

PUISI Ayie S Bukhary

Dody Satya Ekagustdiman

Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *