Menik Sithik

Menik Sithik, lahir di Sragen dan dibesarkan di Surabaya. Saat ini, memilih tinggal di Yogyakarta. Alumnus dari Universitas Negeri Surabaya ini pernah aktif di Teater Alusedina dan Teater Institut. Selain membuat zine “Jalan Sunyi” (2012), beberapa karya puisi, fiksi mini, dan cerpennya dimuat dalam antologi bersama, di antaranya: “Orang-Orang Teater Membaca Puisi” (Sastra Bulan Purnama Edisi 11, 2012), “Episode Sunyi” (Interlude, 2019), “Ketika Jatuh Cinta” (Akar Ketuban 2021), “Bukan Jatuh Cinta” (Akar Ketuban, 2023), “Morse, Merangkai Aksara Mengurai Sandi-Sandi Kehidupan” (Perempuan Bertutur 3, Diandra, 2023), “Silaturahmi Sehati” (12 Tahun Sastra Bulan Purnama, Tonggak Pustaka, 2023). “Namaku Luka” (Antologi Cerpen 25 Penulis Perempuan, Tonggak Pustaka, 2024), “Latar Yogya” Kitab Puisi Tiga Bait (Teras Putiba Indonesia, Delima, 2024), "Risalah Sunyi" (Antologi Puisi, Tonggak Pustaka, 2025)

Daftar Artikel: