Agus Safari

Agus Safari, lahir di Bandung. Baginya, menikmati hidup adalah belajar; berkesenian, menonton, dan menulis merupakan bagian dari proses pembelajaran sekaligus ruang evaluasi yang melahirkan tulisan-tulisan dari kegelisahan. Penjelajahan dalam ruang imaji menjadi candu yang tak terpisahkan sejak kecil, ketika ia akrab dengan film bioskop, wayang golek, reog, calung, pencak silat, hingga membajak sawah. Di sela perjalanan belajar yang penuh imaji itu, ia berkegiatan dan berbagi di Teater Ge-Er (kini Teater Bel), FFB, teater kampus, Sanggar Seni Tradisi, Kantung Budaya, serta menikmati kebersamaan dengan istri dan anak tercinta.

Daftar Artikel: