PERSAINGAN
– kepada Mas Arifin C. Noer TIBA-TIBA semua orang berdatangan, berkerumun di depan sebuah gedung, entah apa yang mereka lihat.…
Agus Safari, lahir di Bandung. Baginya, menikmati hidup adalah belajar; berkesenian, menonton, dan menulis merupakan bagian dari proses pembelajaran sekaligus ruang evaluasi yang melahirkan tulisan-tulisan dari kegelisahan. Penjelajahan dalam ruang imaji menjadi candu yang tak terpisahkan sejak kecil, ketika ia akrab dengan film bioskop, wayang golek, reog, calung, pencak silat, hingga membajak sawah. Di sela perjalanan belajar yang penuh imaji itu, ia berkegiatan dan berbagi di Teater Ge-Er (kini Teater Bel), FFB, teater kampus, Sanggar Seni Tradisi, Kantung Budaya, serta menikmati kebersamaan dengan istri dan anak tercinta.
– kepada Mas Arifin C. Noer TIBA-TIBA semua orang berdatangan, berkerumun di depan sebuah gedung, entah apa yang mereka lihat.…
FENOMENA yang cukup menarik dan menjanjikan diawal dekade tahun 2000 adalah sebuah ‘gerakan’ yang secara serentak menjadi tren, yaitu gerakan…
Obrolan imajiner bersama Nana Munajat Dahlan “Tong eleh geleng atuh, kang ”.“Soalna rada heurin letah euy. Mangkana kuring menta bantuan…
Maka ketika pandanganku jadi gelap, tiba-tiba aku terbanting di sudut ruang segi empat. Pikiran tak bergerak, perasaan ngambang, terbang bersama…
Seruan itu bagaikan sebuah hipnotis. Membuat semua orang bergerak dan bertindak diluar kesadarannya masing-masing. Sambil membawa senjata tajam mereka…