Kompetisi, Deliberasi, dan Pancasila
Demokrasi sering disederhanakan menjadi urusan menang dan kalah. Yang memperoleh suara terbanyak dianggap benar, sementara yang kalah diminta menerima keputusan.…
Jossy Belgradoputra, merupakan alumni S1 & S2 FH Universitas Krisnadwipayana yang memilih jalan berbeda dari arus utama profesi hukum. Alih-alih menapaki karier sebagai advokat, ia justru menempatkan dirinya di ruang reflektif, menulis, mengamati, dan meresapi dinamika sosial yang kerap luput dari perhatian. Pilihan ini bukan bentuk penolakan terhadap dunia hukum, melainkan upaya untuk memaknainya secara lebih luas sebagai fenomena hidup yang tidak hanya hadir dalam teks, tetapi juga dalam pengalaman manusia sehari-hari.
Demokrasi sering disederhanakan menjadi urusan menang dan kalah. Yang memperoleh suara terbanyak dianggap benar, sementara yang kalah diminta menerima keputusan.…
Pendidikan Indonesia, tanpa disadari perlahan mengalami suatu kehilangan. Yakni kemampuan untuk memandang manusia sebagai manusia. Sekolah semakin pandai menghitung nilai,…
Ada kematian yang selesai ketika pemakaman berakhir. Namun, ada pula kematian yang justru memicu pertanyaan panjang tentang hukum, negara, dan…
Ada pertanyaan, yang seharusnya lebih sering diajukan orang tua. Apakah kita sedang mendidik anak, atau sekadar sedang membentuk anak agar…
Ada saat di mana manusia merasa takut kehilangan kesempatan. Kini, manusia juga takut kehilangan sesuatu. Namun yang aneh, sesuatu tersebut…
Petak umpet barangkali adalah salah satu permainan paling sederhana yang pernah diciptakan manusia. Tidak membutuhkan gawai, koneksi internet, ruang berpendingin…
Puncak kejayaan monarki absolut Prancis, Raja Louis XIV pernah melontarkan sebuah kalimat yang kemudian menjadi salah satu kutipan politik paling…
Ketika Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menetapkan status siaga kejahatan di wilayahnya, publik melihat seorang kepala daerah yang berusaha…
Tidak ada orang tua yang menunggu kelahiran anaknya dengan harapan akan memperoleh label. Semua orang tua menunggu tangisan pertama, senyum…
Suatu hari di bulan September, saat itu umur saya tiga puluh enam tahun. Di atas kertas kehidupan, saya adalah laki-laki…
Sejak jaman dulu di bangku SD, kita selalu dikenalkan dengan pasangan kata yang begitu akrab, yakni hak dan kewajiban. Dalam…
Bagian Pertama Sore itu gawai saya bergetar. Sebuah notifikasi WhatsApp muncul dari Kang Adit Barli, sahabat yang selama ini sering…