Adhy Rical
Adhy Rical
Adhy Rical. Kelahiran Sulawesi Tenggara. Tepatnya di Kota Kendari. Tukang jalan yang senang puisi, sastra, seni pertunjukan, dan videografi. Sempat mewakili Indonesia dalam ajang MASTERA.
Ondo Tak Boleh Habis
Bau Hukaea–Laea masih sama seperti sepuluh tahun yang lalu: bau daun dan rawa gambut yang tipis. Pagi jam enam, kabut…
LA BONGO DARI TAWARO MOTU’O: Catatan Gambut Rawa Aopa di Desa Pewutaa
Rawa Aopa. dok EMA Di Rawa Aopa, buaya tidak diperkenalkan lewat cerita serangan. Ia diperkenalkan lewat kebiasaan. Lewat nama. Nelayan…
Minsa, Denyut dari Bawah Pasir
Posisi tangan orangtua. Tampak tangan yang diam menjadi alat baca utama, menangkap getaran kecil yang menandai pasir masih bernapas. Orangtua…
Sirip Hiu dan Seni Menjual Cerita
ekor ikan hiu dewasa. dok: Adhy Rical Aku masih ingat hari itu.Angin laut Wakatobi datang dari arah timur, membawa bau…
Saponda Laut: Pulau Buntung di Laut Banda
Laut tak pernah menanyakan berapa tanganmu, hanya seberapa tabah engkau mendayung. Air asin bukan hanya dari laut. Kadang ia berasal…
Di Dalam Kaghopa Ada Laut dan Rumah
Catatan Esai dari Wakorumba Selatan Di atas piring putih dengan tepi mengilat, tiga hidangan khas tersaji seperti tiga ingatan yang…
Pulo Semuang: Mangkuk Air Tawar di Atas Laut Asin
Di seberang Pulau Tasipi, tampak sebuah pemukiman baru berdiri rapuh di atas karang. Di tempat ini, tanah tak lebih dari…
Ibu Penjaga Gelombang
Radio genggam itu tidak pernah dimatikan. Bahkan saat suara-suara dari laut terdengar seperti dengung asing yang tak bisa dikenali, ia…
Kontu Wuna dari Maginti
Kayu itu disimpan sejak anak sulungnya lahir. Bukan kayu biasa. Bitti[1] tua yang dipilih langsung dari hutan Maginti, dibawa turun…
