Pameran HUT ke-3 HIPSIK Menghadirkan Kolaborasi Seni Spektakuler dan Ruang Kreatif Masyarakat di Tasikmalaya

lukisan fiks acep zamzam noor cover

“Kiblat” lukisan karya Acep Zamzam Noor Aklirik di atas kanvas 60 x 55 cm, 2026(Source: kosapoin.com/pameran-hut-ke-3-hipsik-menghadirkan-kolaborasi-seni-spektakuler-dan-ruang-kreatif-masyarakat-di-tasikmalaya)

TASIKMALAYA — Perhelatan seni akbar bertajuk “Berkarya Tanpa Batas” dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Himpunan Perupa Tasikmalaya (HIPSIK) di Gedung PPIK Kota Tasikmalaya sukses mencuri perhatian publik. Berlangsung pada 21–28 Juli 2026, pameran ini resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Dicky Chandra, sebagai wujud apresiasi nyata terhadap konsistensi para seniman lokal dalam merawat denyut nadi seni rupa daerah.(Source: kosapoin.com/pameran-hut-ke-3-hipsik-menghadirkan-kolaborasi-seni-spektakuler-dan-ruang-kreatif-masyarakat-di-tasikmalaya)

lukisan rukmin fiks
“Kampung di tepi Sungai” karya Hj.Rukmini Affandi Yusuf media aklirik di atas kanvas ukuran 80 x 110 cm. 2024

Sejak hari pertama, pengunjung disuguhkan pemandangan visual yang memukau. Di area luar gedung, sebuah instalasi bambu artistik menyambut kedatangan publik, sementara di ruang utama terpajang lebih dari 40 karya seni rupa terbaik dari 37 perupa dengan gaya konsep berbeda. Pameran ini semakin istimewa dengan hadirnya tiga karya Hj. Rukmini Affandi Yusuf—putri maestro Affandi salah satu lukisannya dengan judul “Kampung di Tepi Sungai” yang dikenal lewat gaya ekspresionisme dan sentuhan abstrak bunga matahari—serta dua lukisan karya penyair sekaligus pelukis Acep Zamzam Noor berjudul “Kiblat” yang mengusung aliran abstraksi liris simbolik-geometris untuk mengungkap orientasi spiritual dan pencarian makna.(Source: kosapoin.com/pameran-hut-ke-3-hipsik-menghadirkan-kolaborasi-seni-spektakuler-dan-ruang-kreatif-masyarakat-di-tasikmalaya)

irvan mulyadie lukisan
“Si Begal Karier” lukisan karya Irvan Mulyadie. media aklirik di atas kanvas. 60 x 80 cm, 2026

Kekayaan makna pameran juga diperkuat oleh cerita di balik karya perupa lainnya, termasuk Irvan Mulyadie dengan judul karya “Si Begal Karier” yang menampilkan karya seni kontemporer dengan memadukan pendekatan neo-ekspresionisme, abstrak ekspresif, dan estetika street art. Melalui lapisan warna, teks, simbol, serta gestur spontan, ia membangun narasi visual yang merefleksikan pengalaman sosial, kritik terhadap penghargaan atas prestasi, serta dinamika psikologis manusia. (Source: kosapoin.com/pameran-hut-ke-3-hipsik-menghadirkan-kolaborasi-seni-spektakuler-dan-ruang-kreatif-masyarakat-di-tasikmalaya)

irvan mulyadie membakar diri
Performance Art Irvan Mulyadie, hendak membakar diri

Selain itu, terdapat pula Tono Haryono yang memadukan pengalaman bordirnya pada karya “Sang Pengintai”, Rendra Santana yang menyuarakan kritik pelestarian alam lewat “Payung Galunggung”, hingga Jamal Mural (Ketua HIPSIK) yang merespons teknologi AI melalui lukisan manual berteknologi klasik Flemish pada karya “Princess”. Belasan lukisan Oyok Japaruloh yang terletak pada pendekatan visualnya yang adaptif, eksploratif, serta kuat dalam menangkap narasi budaya lokal dan figur manusia, serta lukisan H. Luky Lukita yang terletak pada pendekatan eksperimental terhadap medium objek sehari-hari serta kebebasan berekspresi yang sangat personal. Seluruh karya ini membuktikan bahwa seni adalah ruang dialog hidup antara identitas, lingkungan, dan zaman.(Source: kosapoin.com/pameran-hut-ke-3-hipsik-menghadirkan-kolaborasi-seni-spektakuler-dan-ruang-kreatif-masyarakat-di-tasikmalaya)

poster pameran

Tidak hanya sekadar memamerkan karya visual, perhelatan ini dirancang sebagai ruang interaksi dan edukasi yang melibatkan berbagai kalangan. Berbagai lomba seni interaktif digelar secara maraton untuk pelajar dari tingkat TK hingga SMA/SMK guna menumbuhkan kecintaan terhadap seni sejak usia dini.(Source: kosapoin.com/pameran-hut-ke-3-hipsik-menghadirkan-kolaborasi-seni-spektakuler-dan-ruang-kreatif-masyarakat-di-tasikmalaya)

Kemeriahan pameran kian memuncak pada pengujung pekan melalui rangkaian acara khusus yang sarat akan eksperimentasi seni:(Source: kosapoin.com/pameran-hut-ke-3-hipsik-menghadirkan-kolaborasi-seni-spektakuler-dan-ruang-kreatif-masyarakat-di-tasikmalaya)

  • 25 Juli 2026: Pengunjung disuguhkan aksi performance art yang memikat bertajuk “Penyerahan Diri” oleh Irvan Mulyadie. Suasana semakin hangat dengan penampilan dari Sutiyaman Art serta aksi kreatif live painting of coffee yang dibawakan oleh Dida Rusdi, memperlihatkan eksplorasi media lukis yang unik.
  • 26 Juli 2026: Agenda berlanjut dengan kegiatan on the spot melukis model yang menghadirkan Rika Rostika Johara sebagai model utama, memberikan ruang bagi para perupa dan pengunjung untuk menyaksikan langsung proses penciptaan karya seni secara langsung.

Melalui perpaduan pameran rupa berskala luas, instalasi publik, program edukasi anak, hingga aksi panggung lintas disiplin, perayaan HUT ke-3 HIPSIK ini berhasil menegaskan posisinya sebagai ruang temu yang menyatukan seniman, pemerintah, pelajar, dan masyarakat dalam merayakan identitas budaya daerah.(Source: kosapoin.com/pameran-hut-ke-3-hipsik-menghadirkan-kolaborasi-seni-spektakuler-dan-ruang-kreatif-masyarakat-di-tasikmalaya)

Doni Muhamad Nur

Apakah artikel ini membantu?
IP: 114.122.83.180
Negara: Indonesia (West Java)
Device: Desktop
OS: Windows, Browser: Chrome

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *