Nenek Sri Mulyani yang Pura–Pura(Source: kosapoin.com/puisi-husni-hamisi-2)
Guoblok;(Source: kosapoin.com/puisi-husni-hamisi-2)
(Source: kosapoin.com/puisi-husni-hamisi-2)
“Apakah semua harus dari negara?
Ataukah ada partisipasi dari masyarakat?”
katamu, nenek Menteri.(Source: kosapoin.com/puisi-husni-hamisi-2)
Seperti hujan
yang menanyakan airnya sendiri.(Source: kosapoin.com/puisi-husni-hamisi-2)
Nenek si maha lucu.
Seakan ribuan sekolah swasta
lahir dari kantong APBN
padahal kau pura-pura tak tahu
banyak bapak hujan-hujanan sebagai ojol
untuk membeli seragam olahraga anaknya,
dan banyak ibu
menjadi lilin di pasar malam
agar anaknya bisa menyalin rumus matematika.(Source: kosapoin.com/puisi-husni-hamisi-2)
Ribuan guru honorer tersenyum difoto
sedang dompet mereka penuh kapur
perut mereka penuh kosong.(Source: kosapoin.com/puisi-husni-hamisi-2)
“Apakah kami ini pocong, Nek ?(Source: kosapoin.com/puisi-husni-hamisi-2)
Mengajar tanpa kau sebut,
membayar tanpa kau dengar?”(Source: kosapoin.com/puisi-husni-hamisi-2)
Triliun-triliun angka di meja rapatmu
seperti kelereng dalam saku anak kecil
bergemerincing indah,
tapi tak pernah sampai ke kantin sekolah.(Source: kosapoin.com/puisi-husni-hamisi-2)
Angka-angka itu bisa tepat,
namun pertanyaanmu, Nenek,
melayang di atas mistar
seperti layangan putus benang
tak pernah kau sadari.(Source: kosapoin.com/puisi-husni-hamisi-2)
Sudah sejak lama
Kami menjawab pertanyaanmu
dengan dompet yang sobek,
dengan peluh yang garam,
dengan diam yang lebih keras
dari pidato siapapun.(Source: kosapoin.com/puisi-husni-hamisi-2)
Tapi kau melupakannya.
Atau pura-pura lupa, pura-pura goblok
Menjadi pejabat yang menutup mata
saat rakyat berubah jadi sapi perahan.(Source: kosapoin.com/puisi-husni-hamisi-2)
-HusniHamisi, 2025(Source: kosapoin.com/puisi-husni-hamisi-2)

PUISI Ayie S. Buckhary
Negara: United States (Ohio)
Device: Desktop
OS: Unknown, Browser: Unknown





