Ada Ruang yang Tidak Seharusnya Dimasuki

Ada Ruang yang Tidak Seharusnya Dimasuki

Pernah ada masa ketika sebuah cerita cukup tinggal di antara dua orang. Seseorang datang membawa kegelisahan, lalu pulang dengan perasaan sedikit lebih ringan. Tidak selalu ada nasihat yang diberikan. Kadang hanya secangkir minuman yang mulai dingin, tatapan yang tidak tergesa-gesa, dan waktu yang dibiarkan berjalan tanpa perlu diisi oleh banyak pertanyaan. Sesuatu telah dipercayakan, sesuatu pula telah diterima. Setelah itu, kehidupan kembali berlangsung seperti biasa.(Source: kosapoin.com/ada-ruang-yang-tidak-seharusnya-dimasuki)

Barangkali kita tidak selalu mengingat apa saja yang pernah diceritakan kepada seseorang. Yang lebih lama tinggal justru perasaan ketika berada di hadapannya. Ada orang yang membuat kita tidak perlu menyunting kalimat sebelum mengucapkannya. Ada pula yang membuat kita berhenti di tengah cerita, bukan karena kehabisan kata, melainkan karena tiba-tiba merasa tidak lagi berada di tempat yang sama seperti ketika percakapan dimulai. Perbedaannya kadang baru terasa setelah kita pulang.(Source: kosapoin.com/ada-ruang-yang-tidak-seharusnya-dimasuki)

Sekarang, sebuah percakapan dapat meninggalkan jejak yang jauh lebih panjang daripada pertemuan yang melahirkannya. Pesan tersimpan di layar, suara dapat direkam, gambar berpindah dari satu perangkat ke perangkat lain. Apa yang dahulu selesai bersama waktu pertemuan kini dapat dibuka kembali kapan saja, bahkan ketika orang yang mengucapkannya sudah tidak lagi mengingat suasana saat itu. Sebuah kalimat dapat bertahan, sementara perasaan yang menyertainya tidak mempunyai cara untuk ikut disimpan.(Source: kosapoin.com/ada-ruang-yang-tidak-seharusnya-dimasuki)

Pernahkah kita membaca kembali pesan lama lalu merasa asing terhadap diri sendiri yang menuliskannya? Kata-katanya masih ada, tanda bacanya tidak berubah, bahkan nama pengirimnya tetap sama. Tetapi, orang yang membaca pesan itu hari ini mungkin sudah berbeda dari orang yang dahulu mengirimkannya. Ada peristiwa yang telah berlalu, ada luka yang sudah tidak terasa, ada pula kegembiraan yang sulit dipanggil kembali. Pesan itu tidak salah. Hanya saja, waktu tidak ikut tersimpan di dalamnya.(Source: kosapoin.com/ada-ruang-yang-tidak-seharusnya-dimasuki)

Barangkali di situlah salah satu kesulitan manusia ketika berhadapan dengan sesuatu yang dipercayakan kepadanya. Kita bisa menyimpan kata-kata, tetapi belum tentu memahami seluruh keadaan yang melahirkannya. Sebuah kelakar dapat terdengar menyakitkan ketika dipisahkan dari keakraban. Pengakuan dapat berubah menjadi bahan pembicaraan ketika keluar dari ruang yang semula membuat seseorang berani mengatakannya. Tidak semua yang dapat diceritakan kembali memang perlu dibawa ke hadapan orang lain.(Source: kosapoin.com/ada-ruang-yang-tidak-seharusnya-dimasuki)

Ada pengalaman yang bahkan belum selesai dipahami oleh orang yang mengalaminya. Ia mungkin sudah sanggup mengatakannya, tetapi belum tentu siap mendengar bagaimana orang lain menafsirkan. Ia bisa tertawa ketika mengenang sesuatu yang dahulu membuatnya menangis, tanpa berarti pengalaman itu kehilangan seluruh bekasnya. Manusia tidak selalu berjalan dengan kecepatan yang sama ketika memahami dirinya sendiri. Ada bagian yang lebih dahulu menemukan kata-kata, ada yang membutuhkan waktu lebih panjang untuk sekadar dapat disentuh kembali.(Source: kosapoin.com/ada-ruang-yang-tidak-seharusnya-dimasuki)

Saya teringat pada seseorang yang pernah mengatakan bahwa ia lebih suka bercerita kepada orang yang tidak buru-buru memberikan jawaban. Kalimat itu sederhana, bahkan hampir terlupakan setelah percakapan kami beralih ke hal lain. Belakangan saya memahami bahwa mungkin yang ia cari bukan seseorang yang memiliki banyak jalan keluar, melainkan tempat untuk meletakkan pikirannya sebentar tanpa khawatir pikirannya akan dibawa ke mana-mana. Ada kelegaan yang tidak lahir dari jawaban, tetapi dari perasaan bahwa cerita kita tidak sedang diperebutkan untuk menjadi milik siapa pun.(Source: kosapoin.com/ada-ruang-yang-tidak-seharusnya-dimasuki)

Kita sering menghubungkan kedekatan dengan keterbukaan. Semakin dekat, semakin banyak yang diketahui. Anggapan itu tidak sepenuhnya keliru, tetapi kehidupan manusia tidak selalu sesederhana itu. Bahkan di antara dua orang yang saling menyayangi, ada hari-hari ketika masing-masing ingin menyimpan sesuatu untuk dirinya sendiri. Bukan karena hubungan mereka sedang renggang. Bisa jadi justru karena mereka sudah cukup mengenal satu sama lain untuk tidak memaksa setiap keheningan berubah menjadi penjelasan.(Source: kosapoin.com/ada-ruang-yang-tidak-seharusnya-dimasuki)

Suatu sore, seseorang mungkin memilih tidak menjawab pesan yang datang. Di layar, tanda pesan telah diterima tetap muncul. Orang yang menunggu bisa membayangkan banyak hal, sementara orang yang belum menjawab mungkin sedang duduk di tepi tempat tidurnya, memandang sesuatu yang tidak sedang ia lihat. Tidak ada pertengkaran, tidak ada perpisahan. Hanya ada waktu yang belum menemukan kalimatnya. Sesudah beberapa jam, mungkin ia akan menjawab. Mungkin pula percakapan itu baru berlanjut keesokan hari, ketika keduanya sudah kembali menemukan suasana yang lebih lapang.(Source: kosapoin.com/ada-ruang-yang-tidak-seharusnya-dimasuki)

Hal-hal kecil semacam itu sering tidak mendapat tempat dalam percakapan kita tentang hubungan. Kita lebih mudah membicarakan kesetiaan, keterbukaan, dan keberanian mengungkapkan perasaan daripada menerima bahwa manusia juga memiliki hari-hari yang tidak sanggup diterjemahkan. Padahal, tidak semua diam sedang menyembunyikan sesuatu. Ada diam yang hanya membutuhkan waktu, seperti langit sore yang perlahan berubah warna tanpa pernah menjelaskan ke mana cahaya pergi.(Source: kosapoin.com/ada-ruang-yang-tidak-seharusnya-dimasuki)

Malam nanti, mungkin seseorang akan membuka kembali percakapan lama. Ia membaca beberapa baris, tersenyum sebentar, lalu menutup layar. Tidak ada pesan yang perlu dikirim, tidak ada cerita yang harus diteruskan. Di luar, suara kendaraan masih terdengar dari jalan. Segelas air di meja sudah tidak lagi dingin. Ia kemudian beranjak, mematikan lampu, dan membiarkan malam berlangsung tanpa membawa seluruh masa lalu ke dalam tidurnya. [](Source: kosapoin.com/ada-ruang-yang-tidak-seharusnya-dimasuki)

Lintang Ismaya

Apakah artikel ini membantu?
IP: 216.73.217.2
Negara: United States (Ohio)
Device: Desktop
OS: Unknown, Browser: Unknown

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *