Di beberapa tempat, pemberian datang berulang kali. Beras, uang, kardus kebutuhan sehari-hari. Kadang ada kamera yang ikut merekam siapa memberi dan siapa menerima. Setelah pembagian selesai, orang-orang kembali ke rumah masing-masing. Barang yang diterima masuk ke dapur, ke dompet, ke kebutuhan yang memang sedang menunggu. Sementara itu, foto-foto tersimpan di telepon genggam, berpindah dari satu percakapan ke percakapan lain, lalu perlahan tertutup oleh gambar-gambar baru.(Source: kosapoin.com/jalan-kecil)
Ketika pemberian datang lagi, orang mulai mengenali polanya. Kedatangan yang mula-mula terasa sebagai peristiwa menjadi sesuatu yang biasa. Nama pemberi disebut bersama beras, uang, atau kardus yang pernah sampai ke tangan warga. Bahkan mereka yang tidak menerima pun dapat mengenalinya dari cerita dan gambar yang beredar. Sebuah pemberian rupanya tidak selalu berhenti pada orang yang menerimanya. Ia dapat berjalan lebih jauh melalui percakapan, melalui ingatan, melalui wajah yang berulang kali muncul dalam peristiwa yang serupa.(Source: kosapoin.com/jalan-kecil)
Foto mempunyai caranya sendiri untuk memperpanjang sebuah peristiwa. Orang yang tidak berada di tempat kejadian dapat melihatnya beberapa hari kemudian. Anak yang dahulu berdiri di samping orang dewasa mungkin sudah tumbuh ketika foto lama itu kembali terbuka. Wajah-wajah berganti, kebutuhan berubah, tetapi adegan pemberian tetap dapat dikenali. Dari sana, seseorang tidak hanya dikenal karena siapa dirinya, melainkan juga karena peristiwa-peristiwa yang terus mengiringi kemunculannya.(Source: kosapoin.com/jalan-kecil)
Lalu ada saat ketika pemberian tidak lagi menjadi hal yang sedang dibicarakan. Yang datang mungkin sebuah gagasan, sebuah ajakan, atau sebuah keputusan yang meminta perhatian. Tidak ada yang harus menyebut beras yang pernah dibagikan. Tidak ada yang perlu mengingat foto lama. Namun apa yang pernah terjadi tetap menjadi bagian dari cara seseorang hadir di hadapan orang lain. Pengalaman sebelumnya dapat ikut masuk ke dalam pertemuan berikutnya, tanpa harus berubah menjadi perjanjian dan tanpa perlu disebut sebagai balasan.(Source: kosapoin.com/jalan-kecil)
Barangkali karena itu, sebuah pemberian mempunyai umur yang tidak selalu sama dengan benda yang diberikannya. Makanan habis, uang berpindah, kardus dibuka lalu dibuang. Foto pun suatu hari tenggelam di antara ribuan gambar lain. Tetapi hubungan yang lahir dari sebuah peristiwa dapat menemukan jalannya sendiri. Ia tidak tampak seperti jalan pada umumnya. Tidak ada papan nama, tidak ada garis yang menandainya. Namun ketika sesuatu datang dari arah yang sama, kita mungkin menyadari bahwa jalan itu pernah terbentuk. [](Source: kosapoin.com/jalan-kecil)

Ratu Shima dan Pagar Tinggi
Negara: United States (Ohio)
Device: Desktop
OS: Unknown, Browser: Unknown








