Silsilah Geometri Berduri

Silsilah Geometri Berduri

Seorang trainer duduk tenang di galeri pribadinya yang dikepung aroma tanah basah dan lumut. Di hadapannya, sebuah mahakarya Bucida Spinosa duduk manis di dalam pot keramik ceper bermotif awan. Pohon ini merupakan sosok yang lahir dalam silsilah kerajaan Plantae, membawa nama besar keluarga Combretaceae sebagai kerabat dekat dari pohon ketapang yang perkasa. Meski dalam catatan sipil botani terbaru ia sering diklasifikasikan ulang ke dalam Genus Terminalia, identitasnya sebagai “Bucida” tetap melekat kuat di hati trainer itu. Ia menatap lekat dahan-dahannya yang bersusun rapi secara horizontal tanpa perlu bantuan kawat tembaga, sebuah bakat alami yang membuatnya dijuluki sebagai Dwarf Geometry Tree.(Source: kosapoin.com/silsilah-geometri-berduri)

Jati diri pohon ini sangat tegas melalui nama belakangnya, spinosa, yang diambil dari bahasa Latin yang berarti berduri. Trainer itu menjulurkan telunjuk, menyentuh duri-duri pendek berukuran 1,2 hingga 3,8 sentimeter yang tumbuh secara acak di sepanjang dahan. Duri-duri ini kecil sekaligus kuat, sering kali tersembunyi di sela-sela kelompok daun mungil yang rimbun dan hijau mengkilap di ujung ranting. Ia tahu benar bahwa duri tersebut cukup tajam untuk melukai tangan siapa pun yang ceroboh melakukan pemangkasan tanpa perhitungan. Di habitat aslinya, mekanisme pertahanan diri inilah yang membuatnya mendapatkan gelar kehormatan sebagai Spiny Black Olive, meskipun pohon itu bukan merupakan bagian dari keluarga zaitun.(Source: kosapoin.com/silsilah-geometri-berduri)

Di sudut ruangan yang remang, seorang ajudan berdiri mematung sambil memegang map tebal berisi dokumen persiapan pelantikan. Ajudan ini telah mengabdi sejak rambut sang majikan masih hitam legam, hingga kini memutih selaras dengan uban yang mulai menyembul di kepalanya sendiri. Ia adalah saksi hidup bagaimana isu sertifikat yang tidak diakui itu bermula dari sebuah riak kecil sepuluh tahun silam. Ia juga yang mencatat daftar nama para kritikus, pewarta, hingga aktivis yang awalnya berteriak lantang menuntut keadilan, sebelum satu per satu mereka merunduk layaknya dahan yang terbebani kekuasaan Pseudococcidae Family.(Source: kosapoin.com/silsilah-geometri-berduri)

Konflik sertifikati resmi untuk menjadi trainer dan juri, ini sebenarnya dipelihara dengan sangat cerdik melalui teknik penyembunyian yang menggunakan detail botani sebagai tameng. Saban kali media mulai mengendus kejanggalan dokumen pendidikannya, sang majikan justru memerintahkan tim humas untuk meledakkan artikel mendalam perihal biografi Bucida. Publik disuguhi narasi perihal pohon evergreen yang selalu tampil hijau sepanjang tahun, meski sesekali ia memilih menyendiri dengan menggugurkan daun demi menyambut tunas baru. Masyarakat justru tersesat dalam kekaguman atas sifat pohon yang lambat tumbuh (slow growing), sebuah karakter pejuang yang toleran terhadap kekeringan dan tanah asin. Mereka tidak sadar bahwa narasi ketangguhan pohon kerdil ini sengaja digunakan untuk menutupi proses “penyendiri” sang tuan dalam menyusun ulang catatan sipil di Lembaga Pelatihan asalnya.(Source: kosapoin.com/silsilah-geometri-berduri)

Waktu bergulir dengan ketenangan yang mengerikan di dalam galeri ini. Memasuki tahun kedelapan, sang majikan mulai menyebarkan ajaran tentang keselarasan empat unsur kehidupan melalui ceramah-ceramah seni yang memikat hati massa. Ia menjelaskan dengan nada berwibawa bahwa unsur tanah bagi bonsai adalah media tanam tempat ia berakar, tempat ia berpijak secara horizontal terhadap sesama. Unsur air hadir dalam setiap tetes penyiraman sebagai pembersih diri. Unsur udara diwujudkan melalui embusan angin yang memberi napas bagi kehidupan. Serta unsur api yang tercermin dalam cahaya matahari sebagai energi yang menghadirkan kehangatan.(Source: kosapoin.com/silsilah-geometri-berduri)

Publik benar-benar terbius oleh filosofi keseimbangan empat unsur ini. Mereka sibuk merenungi hubungan vertikal menuju Tuhan yang ia simbolkan melalui bentuk bonsai yang mengerucut bak aseupan. Mereka lupa mempertanyakan keaslian selembar kertas masa lalu tersebut, karena sudah terlanjur memuja presisi bentuk sang Dwarf Geometry Tree. Sang majikan memahami benar bahwa keindahan yang berpadu dengan harmoni mampu melahirkan pengampunan massal atas segala kecacatan administratif. Sampai akhirnya ia meraih banyak gelar dari ragam komunitas, bukan sekadar gelar maestro bonsai.(Source: kosapoin.com/silsilah-geometri-berduri)

Memasuki belasan tahun masa penantian, sang majikan justru mulai mempererat lilitan kawat siasatnya di balik kedok keluhuran budi tersebut. Ia membiarkan konflik sertifikat kelulusan dari Lembaga Pelatihan itu menggantung tanpa penyelesaian hingga menjadi bagian dari kebisingan latar belakang yang dianggap lumrah oleh telinga masyarakat yang sudah lelah berkonflik. Strategi membiarkan konflik tanpa penyelesaian ini adalah bentuk kurasi tertinggi dalam seni manipulasi. Ia menunggu saat di mana rasa lapar publik akan stabilitas melebihi dahaga mereka akan kejujuran fakta.(Source: kosapoin.com/silsilah-geometri-berduri)

Rencana ini membutuhkan ketangguhan sejati dari seorang penganut paham kesabaran yang sanggup bertahan dalam kesempitan pot selama belasan tahun. Memasuki tahun kedua belas, tepat saat sang majikan bersiap kembali menduduki kursi penguasa tertinggi dalam penentu kebijakan—mesin pembersih narasi mulai bekerja dengan presisi—bak mesin bubut yang tanpa ampun. Segala tuduhan yang selama belasan tahun dibiarkan liar mendadak dijinakkan dalam waktu singkat melalui surat keputusan resmi yang tiba-tiba muncuat di tengah malam. Saksi-saksi kunci dari Lembaga Pelatihan dan dari Lembaga Sertifikasi bermunculan membawa bukti-bukti otentik yang selama ini mereka klaim “terselip” karena salah urus administrasi di masa silam.(Source: kosapoin.com/silsilah-geometri-berduri)

Nama baik sang majikan dibasuh dengan air otoritas hingga mengkilap kembali secara paripurna. Seorang ajudan itu melihat sendiri bagaimana daki-daki kepalsuan itu tersapu bersih, seolah belasan tahun hujatan massa hanyalah embun yang menguap saat matahari kekuasaan terbit di ufuk pagi. Kebenaran dalam dunia politik memang tak ubahnya sebuah bonsai di dalam pot kekuasaan. Ia bisa dipangkas, ditekuk, dan diarahkan sudut-sudutnya hingga tampak sempurna di mata penonton yang sudah terlanjur terpukau oleh keindahan geometri semu.(Source: kosapoin.com/silsilah-geometri-berduri)

Seorang trainer itu tersenyum tipis sambil menggunting satu ranting kecil yang dianggapnya mengganggu komposisi Bucida tersebut. Pusing dan nyeri di kepalanya mendadak hilang tertutup oleh rasa puas atas keberhasilan siasat yang ia rintis sejak lama. Ia telah membuktikan bahwa kebohongan yang dipelihara dengan sabar bisa bertransformasi menjadi kebenaran yang tak terbantahkan begitu mandat kekuasaan sudah kembali di genggaman tangan. Selesai. Begitulah ia menyudahi kurasi atas nasibnya sendiri tanpa perlu merasa perlu meminta maaf pada sejarah yang telah ia tekuk geometrinya selayak pohon kerdil di hadapannya.(Source: kosapoin.com/silsilah-geometri-berduri)

Satu hal pelajaran yang kini dianut oleh banyak komunitas pengikutnya dari sang majikannya itu bahwa seorang ajudan dan para komunitas pendukungnya sangat percaya pada semua itu—tanah, air, udara, dan api—seolah empat unsur itu bisa merapikan sesuatu yang sejak lama berisik di dalam dirinya. Ada masa ketika sang majikan duduk diam, mendengarkan dengan khusyuk, seperti banyak orang lain yang ingin hidupnya terasa lebih utuh, lebih tenang. Namun belakangan ini seorang ajudan mulai curiga, bahwa yang rapi itu hanya permukaannya saja. Seperti bonsai di sudut ruangan: indah karena dipangkas, tertib karena dikendalikan, dan justru kehilangan sesuatu yang tak pernah bisa oleh seorang ajudan untuk disebutkan dengan tepat—mungkin hutan, mungkin kebebasan, mungkin juga kebenaran yang sejak awal memang sengaja dikecilkan agar muat di dalam pot. Dan seorang ajudan tahu, ia pernah menjadi bagian dari mereka yang memilih untuk tidak mempertanyakan itu terlalu jauh.(Source: kosapoin.com/silsilah-geometri-berduri)

Lupakan!(Source: kosapoin.com/silsilah-geometri-berduri)

HYPOCRITE
Baca Tulisan Lain

HYPOCRITE

Doni Muhamad Nur

Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *