TANKA Lintang Ismaya

22 tanka lintang ismaya

0]
jagat terdiam
selimut kabut tebal
sunyi merayap
puncak gunung membisu
alam menahan napas

1]
dalam diamnya
kata menjadi embun
di cakrawala
semburat merah fajar
menghapus kelam malam

2]
burung berkicau
menyambut hangat surya
di pucuk bambu
langkah kaki musafir
memulai mimpi baru

3]
terik di siang
debu di jalan panjang
runduk pohonan
air jernih tersisa
bambu retak perlahan

4]
lembayung senja
burung-burung pun pulang
ke dalam sarang
tungku rumah mengepul
rindu hangat keluarga

5]
pintu diketuk
senyum istri menyambut
di ambang pintu
lelah perlahan luruh
hangat dalam pelukan

6]
malam yang dingin
hidangan meja makan
di ruang rumah
tawa sisakan gema
lelah melarut sepi

7]
gelapnya waktu
angin dingin di kamar
bayang di dinding
dua sukma menyatu
hening di dalam senyap

8]
rembulan redup
selimut malam hangat
rebahkan raga
mata terpejam lelap
bawa mimpi yang indah

9]
fajar menyingsing
embun pagi menyapa
di balik jendela
langkah baru dimulai
bersama gandeng tangan

10]
hangatnya pagi
jalan panjang cahaya
embun harapan
langit luas membentang
jejak tak pernah usai

11]
suara tasbih
mengalir pada langkah
meluruh jiwa
bunga-bunga merekah
tumbuh sepanjang jalan

12]
prahara turun
hujan kerikil tajam
di ujung jalan
dua tangan mengunci
arungi jagat raya

13]
bayu mereda
kilat guntur menjauh
mega pun runtuh
tersibak tirai kelam
fajar menyiram ardi

14]
pelangi muncul
awan pecah di langit
selepas badai
tatapan bagai sauh
pautkan jiwa rapuh

15]
rambut memutih
detik tak kenal letih
di umur matang
krisan masih berbunga
meski embun terlambat

16]
bintang menyaksi
dalam keabadian
dengan senyuman
jejak langkah tertinggal
jadi lentera jiwa

17]
tunas bertumbuh
di atas tanah hawa
disiram rindu
warisan cinta adam
kini bersemi lagi

18]
darah mengalir
warisi napas suci
lintasi waktu
jaga misteri bumi
adam-hawa mengabdi

19]
ufuk menyala
langkah mungil membumi
kilau di daun
tapak baru di laras
susuri alur purba

20]
rekah mentari
bayang berlari-lari
dalam halaman
ranting hijau menari
hembus membawa tawa

21]
embun menipis
lingkar arus muara
balik perlahan
bulan pucat di air
hanyut bersama senja

Lintang Ismaya

Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *