BANDUNG, 11 Juni 2026 | Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) ITENAS Bandung Angkatan 2024 menghadirkan sebuah pertunjukan kreatif yang menggabungkan kekuatan kata, visual, dan ekspresi artistik dalam satu panggung. Melalui mata kuliah KVB-206 Creative Writing, para mahasiswa mempersembahkan “Theatre of Mind” —sebuah pertunjukan integratif verbal dan visual yang menjadi bagian dari Project Collaboration. Acara ini diselenggarakan di Ruang Seminar Lantai 2 Student Centre ITENAS Bandung pada pukul 13.00–16.00 WIB
Sebagai bagian dari evaluasi mata kuliah yang dibimbing oleh Tim Dosen Agustina Kusuma Dewi, Ganis Resmisari, Adi Surahman, Muhammad Fahrurrazi, Iis Tjuhartika Pandi, dan Annisa Zahra Andrawina, menghadirkan 14 pertunjukan yang menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan hasil eksplorasi kreativitas mereka dalam mengolah ide menjadi karya yang komunikatif.
“Theatre of Mind” bukan sekadar pertunjukan biasa. Sesuai dengan namanya, acara ini mengajak penonton untuk memasuki ruang imajinasi, tempat berbagai gagasan, emosi, dan cerita diwujudkan melalui perpaduan unsur verbal dan visual. Setiap kelompok menghadirkan interpretasi unik yang lahir dari proses kreatif, riset, serta kolaborasi antarmahasiswa. 14 Judul pertunjukan berjudul Titik Nol, Metamorfosis, Siapa Aku?, Celah Cahaya, Tuhan, Rindu, dan Rumah yang Hilang, Aku, Pikiranku dan Pilihanku, Di Balik Lensa, Tentang Akar, Mengalir, The Broken Loyalty, Api di Tengah Pelarian, Aku Bukan Kamu, Dari Pesisir : Kemana Arus Membawa?, Seporsi Mie Ayam, merupakan naskah alih wahana dari beragam novel dengan latar isu PEST (Politik, Ekonomi, Sosial, Teknologi), yang sebelumnya diulas dalam bentuk puisi sebagai salah satu bentuk tulisan kreatif yang dapat direlasikan dengan penulisan Copy Ads di bidang DKV.
Berangkat dari keragaman tersebut, pertunjukan ini tidak hanya soal menyaksikan sebuah penampilan, tetapi juga merasakan pengalaman yang diharapkan mampu menggugah pikiran dan perasaan. Melalui mata kuliah Creative Writing, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menyusun narasi, serta mengomunikasikan pesan secara efektif; serta meminati bidang tulis-menulis sebagai bagian yang juga penting dalam Desain Komunikasi Visual.
Dalam “Theatre of Mind”, kemampuan tersebut diperluas melalui pendekatan visual yang menjadi ciri khas disiplin DKV diintegrasikan dengan verbalisasi teks—dalam kesederhanaannya—hasilnya adalah pertunjukan yang tidak hanya menarik untuk didengar, tetapi juga memikat untuk dilihat.
Dengan pendekatan alih wahana, keunikan acara ini terletak pada keberagaman tema yang diangkat dalam setiap penampilan. Mulai dari isu sosial, refleksi kehidupan sehari-hari, hingga eksplorasi dunia imajinatif, seluruh karya menawarkan perspektif yang berbeda-beda. Keberagaman tersebut menunjukkan bagaimana kreativitas dapat menjadi medium untuk menyampaikan pesan, membangun empati, dan membuka ruang diskusi di tengah masyarakat.
Selain menjadi sarana apresiasi karya mahasiswa, “Theatre of Mind” juga menjadi bukti pentingnya kolaborasi dalam proses kreatif. Setiap pertunjukan lahir dari kerja sama berbagai individu dengan latar belakang ide dan kemampuan yang berbeda. Proses ini mengajarkan mahasiswa untuk saling mendukung, menghargai pendapat, dan bekerja bersama demi menghasilkan karya terbaik.
Bagi para penonton, acara ini berpotensi menjadi ruang refleksi, menikmati pertunjukan yang segar, inovatif, dan penuh kejutan. Setiap penampilan menawarkan pengalaman yang berbeda, sehingga dapat merasakan berbagai emosi dan sudut pandang dalam satu rangkaian acara. Berpendekatan proyek kolaboratif, dengan mengedepankan sosio-linguistik sebagai bahan kajian, evaluasi akhir semester ini, diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan terhadap semangat berkarya generasi muda yang terus berinovasi melalui seni dan kreativitas, sekaligus strategi meningkatkan literasi baca tulis di era digital.
Agustina Kusuma Dewi menjelaskan bahwa salah satu tujuan dari evaluasi mata kuliah berbasis proyek ini adalah untuk meningkatkan peminatan mahasiswa DKV terhadap tulis-menulis, dan memahami bagaimana sosio-linguistik menjadi bahan kajian yang juga penting dalam perancangan Desain Komunikasi Visual.
“Melalui “Theatre of Mind”, mahasiswa DKV ITENAS Bandung Angkatan 2024, diharapkan dapat menghadirkan pengalaman yang berkesan sekaligus menunjukkan bahwa kreativitas tidak memiliki batas. Dengan menggabungkan kekuatan cerita, visual, dan kolaborasi, acara ini menjadi ruang bagi ide-ide untuk hidup dan berkembang di era digital.” Pungkas Agustina Kusuma Dewi pada redaksi kosapoin.com []









