PUISI Lintang Ismaya

DOKUMEN SEBUAH NAMA karya Lintang Ismaya

MENJADI JAM DINDING

Baginya, pikiran itu mesin
Yang bisa disimpan di sebalik dada
Hingga bisa bekerja sangat presisi
Ia kerap bangun tepat pukul tiga

Saat lengkung langit masih
Hitam dalam catatan muram
Di balik meja kayu yang dingin
Ia merasakan perihnya kesepian

Di perantauan. Saban hari
Ia bekerja sangat mekanis
Pada poros yang sama

Ia sukses mencipta mati rasa
Dalam dentum simfoni bising
Menjadi serupa jam dinding

2014

PUISI Ayie S Bukhary
Baca Tulisan Lain

PUISI Ayie S Bukhary

BENTUK BAHU ITU

Ia duduk membungkuk
Membelakangi pintu masuk
Di sebalik pipi tirusnya itu
Menggelantung rindu

Di pojok ranjang
Yang remang-remang
Erangan panjang
Tertahan dalam kejang

Robek selaput di hatinya
Pudar jadi kelabu kusam
Penuh bercak mimpi

Cahaya berkedip-kedip
Ia mengenali bentuk bahu
Di baju yang merosot itu

2014

DOKUMEN SEBUAH NAMA

Mata merah dan melayu
Di kepalanya yang kacau
Memanggil sebuah nama
Dengan suara parau

Pada gelas yang kaku
Pandangannya terpaku
Memanggil sebuah nama
Dalam notasi racau

Dengan nada yang datar
Seolah membaca berita
Betapa mahalnya sakit

Dengan perut melilit
Mirip sebuah luka lama
Yang dipaksa terbuka

2014


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *