Apa yang terjadi jika suatu bangsa kehilangan budayanya? Mungkin ia masih memiliki wilayah, gedung-gedung tinggi, teknologi, bahkan bendera. Tetapi perlahan-lahan, ia bisa kehilangan sesuatu yang jauh lebih dalam: ingatan tentang siapa dirinya. Budaya bukan sekadar pakaian adat, bahasa daerah, upacara, rumah tradisional, atau kesenian yang dipertontonkan ketika ada festival. Budaya adalah cara sebuah bangsa memahami kehidupan. Ia adalah ingatan yang diwariskan dari generasi ke generasi tentang bagaimana manusia memperlakukan alam, sesama, keluarga, leluhur, dan dirinya sendiri. Dan karena itulah, menjaga budaya sesungguhnya bukan sekadar menjaga masa lalu. Ia adalah menjaga masa depan.(Source: kosapoin.com/pengaruh-budaya-bagi-bangsa-indonesia)
BANGSA DAN BUDAYA(Source: kosapoin.com/pengaruh-budaya-bagi-bangsa-indonesia)
Ada anggapan bahwa semakin kuat seseorang memegang identitas kesukuan, semakin jauh pula ia dari identitas kebangsaan. Padahal tidak selalu demikian. Menjadi Sunda tidak membuat seseorang berhenti menjadi Indonesia. Menjadi Jawa tidak membuat seseorang berhenti menjadi Indonesia. Menjadi Batak, Dayak, Bugis, Bali, Papua, Madura, atau bagian dari komunitas budaya lainnya juga tidak menghapus ke-Indonesia-an seseorang. Justru keberagaman itulah yang membentuk Indonesia. Manusia tidak pernah memilih dilahirkan sebagai Sunda, Jawa, Batak, atau bangsa tertentu. Itu merupakan bagian dari kodrat kehidupan yang diterima manusia sejak lahir. Maka identitas budaya bukan alasan untuk merasa lebih tinggi. Identitas adalah sesuatu yang kita rawat agar keberagaman tidak berubah menjadi keseragaman.(Source: kosapoin.com/pengaruh-budaya-bagi-bangsa-indonesia)
BUDAYA BAGI BANGSA(Source: kosapoin.com/pengaruh-budaya-bagi-bangsa-indonesia)
Pohon yang memiliki akar kuat tidak menjadi kurang tinggi karena akarnya berada di tanah. Justru karena akarnya kuat, ia mampu tumbuh ke atas. Begitu pula manusia. Mengenal akar budaya sendiri tidak harus membuat seseorang menutup diri terhadap kebudayaan lain. Bahkan dijelaskan bahwa leluhur Nusantara dipandang memiliki keterbukaan terhadap nilai-nilai baik yang datang dari luar. Jadi, mengenal diri bukan berarti menolak yang berbeda. Sebaliknya, orang yang mengenal akarnya biasanya lebih mampu menghargai pohon lain. Sunda tetap Sunda, Jawa tetap Jawa, Papua tetap Papua, Bugis tetap Bugis. Dan semuanya tetap berada dalam satu rumah besar: Indonesia.(Source: kosapoin.com/pengaruh-budaya-bagi-bangsa-indonesia)
BUDAYA DALAM KEBERAGAMAN(Source: kosapoin.com/pengaruh-budaya-bagi-bangsa-indonesia)
Keberagaman sering diperlakukan seolah-olah sesuatu yang harus diseragamkan agar bangsa ini aman. Padahal mungkin justru sebaliknya. Indonesia lahir bukan karena semua orang sama. Indonesia lahir karena yang berbeda memilih untuk hidup bersama. Karena itu, menjaga budaya bukan berarti menghidupkan primordialisme. Dalam nilai-nilai Sunda Wiwitan sendiri dijelaskan bukan sebagai sesuatu yang eksklusif bagi satu kelompok, melainkan sebagai nilai kemanusiaan yang dapat dipelajari siapa saja: kejujuran, tanggung jawab, penghormatan terhadap alam, dan penghargaan kepada sesama manusia. Di titik ini budaya justru menemukan maknanya yang paling luas. Budaya boleh berbeda. Kemanusiaan tidak perlu berbeda.(Source: kosapoin.com/pengaruh-budaya-bagi-bangsa-indonesia)
PENTINGNYA BUDAYA(Source: kosapoin.com/pengaruh-budaya-bagi-bangsa-indonesia)
Ketika sebuah masyarakat mempertahankan budayanya, yang sedang mereka pertahankan bukan sekadar simbol masa lalu. Mereka sedang mempertahankan jati diri. Mempertahankan nilai kemanusiaan dan kebangsaan dipandang sebagai tugas manusia yang hidup di tanah Indonesia, sekaligus sebagai usaha mempertahankan jati diri kebangsaan. Sebab jika satu demi satu budaya hilang dari ingatan manusia, yang hilang bukan hanya nama sebuah suku. Yang hilang adalah potongan-potongan memori yang membentuk Indonesia. Hari ini mungkin satu bahasa dianggap kuno. Besok satu tradisi dianggap tidak penting. Lusa satu nilai leluhur dianggap tidak relevan. Lalu suatu hari generasi berikutnya bertanya: “Sebenarnya kita ini siapa?” Dan kita sudah tidak punya jawaban.(Source: kosapoin.com/pengaruh-budaya-bagi-bangsa-indonesia)
BUDAYA DAN MASA DEPAN BANGSA(Source: kosapoin.com/pengaruh-budaya-bagi-bangsa-indonesia)
Karena selama Sunda masih diingat, Jawa masih diingat, Batak masih diingat, Dayak masih diingat, Bugis masih diingat, Papua masih diingat, dan seluruh kebudayaan Nusantara masih dihargai, Indonesia masih memiliki ingatan tentang siapa dirinya. Dan, itulah makna terdalam dari kebangsaan: berbeda dalam akar, bersama dalam kemanusiaan, dan satu dalam rumah bernama Indonesia.(Source: kosapoin.com/pengaruh-budaya-bagi-bangsa-indonesia)
Yogyakarta 030926 – abah Daniel(Source: kosapoin.com/pengaruh-budaya-bagi-bangsa-indonesia)

Menagih Janji Inovasi Kampus Untuk Rakyat
(Source: kosapoin.com/pengaruh-budaya-bagi-bangsa-indonesia)
(Source: kosapoin.com/pengaruh-budaya-bagi-bangsa-indonesia)
Negara: United States (Ohio)
Device: Desktop
OS: Unknown, Browser: Unknown








