99 PUISI HAIKU PERJALANAN HAJI
(1)
Di musim haji
Makkah Madinah sujud
Doakan tamu
(2)
Ibadah haji
Napak tilas Ibrahim
Rukun ke lima
(3)
Masjid Nabawi
Fajar di kubah hijau
Rosul berbaring
(4)
Subuh kumandang
Nabawi lambai tangan
Hati bergetar
(5)
Di masjid Quba
Rumah pertama-Mu
Fajar islami
(6)
Di Kiblatain
Jerusalem ke Ka’bah
Perintah Sang Rabb
(7)
Doa yang sejuk
Matahari Nabawi
Gemuruh langkah
(8)
Sejadah panjang
Mengitari Ka’bah-Mu
Semesta alam
(9)
Mencari diri
Dalam relung malam-Mu
Nabawi_ Haram
*Haram artinya suci,
“Masjidilharam”
(10)
Senja di Raudah
Muhammad junjunganku
Salam salawat
(11)
Senryu
Sepasang sandal
Canda antar mereka
Ikut berhaji
(12)
Tunaikan haji
Makna bahasa hati
Semua bangsa
(13)
Angin senja
Sunyi tapak zikirku
Di depan Ka’bah
(14)
Ziarah Uhud
Angin siang membakar
Kembara jiwa
(15)
Di masjid jum’ah
Tangan baginda rosul
Jum’at pertama
(16)
Setetes Zamzam
Basahi ufuk iman
Dahaga sirna
(17)
Perjalanan ruh
Awan_ pasir beruap
Membungkus jasad
(18)
Riuhku senyap
Cahya malam Madinah
Pendarnya nikmat
(19)
senryu
Melontar real
Di luar rukun haji
Borong semua
(20)
Berbagi wudhu
Pancuran cahya sore
Hangatnya nikmat
(21)
Masuki Makkah
Hujan di subuh hari
Rahmat-Mu indah
(22)
Bibirku kelu
Ka’bah pesona subuh
Seperti mimpi
(23)
Di musim gugur
Jelaga di ranting patah
Tangis tersedak
(24)
Nabawi cantik
Masjid Haram nan gagah
Sejoli rahmat
(25)
Membasuh muka
Zamzam-Mu bercahaya
Berkah berwudhu
(26)
Makkah Madinah
Sejuta mentari bangun
Pancuran cahya
(27)
Awan kembara
Relung hati nan ikhlas
Jiwa pun tenang
(28)
Merpati Makkah
Kepak senja yang lindap
Remah-Mu, ya Rabb
(29)
Haus dahaga
Safa Marwah berlari
Cinta sang bunda
(30)
Selalu ada
Suara kematian
Setiap solat
(31)
Hujan di Makkah
Semburat cahya Ka’bah
Kilaunya surga
(32)
Senryu
Umur bertambah
Harap barokah Allah
Ultah di Makkah
(33)
Kalbuku ka’bah
Sejuta malaikat-Mu
Nyata bersaksi
(34)
Ijabah doa
Ranting kering Sahara
Kun faya kun_rabb
(35)
Niat kompasnya
Fajar menyinggsing
Sujud mewujud
(36)
Tak usah ragu
Luas alam semesta
Hadir-Nya nyata
(37)
Di langit marwah
Safa bukit harapan
Zamzam rahmat-Nya
(38)
Badai di Makkah
Musibah masjid Haram
Mohon ampunan
(39)
Di Jabal Tsur
Merpati laba-laba
Lindungi rosul
(40)
Jum’at musibah
Korban Masjidilharam
Sahid matinya
(41)
Bukit Arofah
Allah demonstrasikan
Hak veto-Nya
(42)
Padang Arafah
Ampunan mutlak Sang Rabb
Ektrazaganza
(43)
Padang Arofah
Ajaibnya ampunan
Landscape rohani
(44)
Turun ke bumi
Adam hawa bertemu
Di Jabal Rahmah
(45)
Senryu
Wisata syariah
Pemarketingnya Allah
Ibadah haji
(46)
Senryu
Wukuf Arofah
Allah yang mengundang
Ihrom dresscodenya
(47)
Ayat pertama
Gua Hiro bersaksi
Iqro_muhammad
(48)
Batu terbakar
Angin gurun mendesau
Rindu membuncah
(49)
Membaca takdir
Tujuh putaran tawaf
Berserah diri
(50)
Lentera hati
Langit subuh beludru
Teguhkan niat
(51)
Kusentuh ka’bah
Jiwa raga tawadhu
Allahuakbar
(52)
Langit berdebu
Ruh_ku merindukan-Mu
wahai, Sang khaliq
(53)
Di depan ka’bah
Angin malam terhenti
Lumbung imanku
(54)
Senja di arofah
Cahya berlapis cahya
Mohon ampunan
(55)
Siapa aku?
Kenakan kain ihrom
Setitik debu
(56)
Masjidil haram
Hantaran juadah-Mu
Zikir dan doa
(57)
Suara azan
Bayang pelepah kurma
Subuh memanggil
(58)
Menyuling doa
Inti harapan mabrur
Tunaikan haji
(59)
senryu
Tak pakai real
Pijet para sahabat
Rokoknya saja…
(60)
senryu
Wanita jangan
Kecuali darurat
Ijin pembimbing
(61)
Hijir ismail
Jeritan kasih bunda
Menggapai ar’ryas
(62)
Dosa dan doa
Esensi wukuf Arofah
Kembali fitrah
(63)
hikmah ilmunya
Ayat Allah di alam
Ikhlas kuncinya
(64)
Rosul tersenyum
Kemah umat menyemut
Mina_Arofah
(65)
Dibakar surya
Rindu pada-Mu, ya rabb
Mina kurengkuh
(66)
Senja di Mina
Lautan kemah tumpah
Doa meruap
(67)
Senyampang ada
Jingga di ufuk timur
Membasuh niat
(68)
Ada yang kosong
Kalbu rindu cahya-Mu
Selaksa harap
(69)
Langkah insani
Tapak doa di Mina
Kekasih rosul
(70)
Mentari sore
tunggu doa terakhir
Wukuf arofah
(71)
Biarku cumbu
Saripati ampunan
Sujudku ya, rabb
(72)
Memetik jum’at
Lakon panggung ibadah
Aku bidak-Mu
(73)
Melempar jumroh
Hilangkan sifat setan
Setelah haji
(74)
Ashar di Haram
Zamzam pancuran hati
Membasuh tasbih
(75)
Tenda di Mina
Kasih sayang berbagi
Sejuta doa
(76)
Sulit terkikis
Karat jiwa membatu
Allah tabibnya
(77)
Langit dukaku
Jumroh memeluk kurban
Tertoreh dalam
(78)
Di Musdalifah
Malam_mengumpul batu
Mabit melata
(79)
Awan berarak
Gamang kugapai doa
Jiwa yang lengang
(80)
Rembulan penuh
Senyap di lorong Mina
Mewiru doa
(81)
Kamera hati
Merekam wajah riang
Tunaikan haji
(82)
Di bibir bulan
Kota Mina nan cantik
Terpikat malam
(83)
Raung sirine
Mayat terbujur diam
Duka Jamarot
(84)
Pagi yang ridho
Di daundaun embun
Jumroh terakhir
(85)
Lambaian tangan
Purnama langit makkah
Tawaf pamitan
(86)
Jedah membentang
Senja berkelok malam
Hajiku tenang
(87)
Kaki menapak
Mendaki jalan malam
Bulan mengintip
(88)
Masih tersisa
Ranting menyayat bulan
Luka di Mina
(89)
Tragedi Mina
Berhimpit dalam kota
Jin dengan kita
(90)
Kangen kecubung
Tanah air yang permai
Indonesia
(91)
Jalan kau sungai
Jiwa membilas dosa
Larung ke laut
(92)
Rembulan landai
Bibir pasir Madinah
Cantik menyuling
(93)
Di balik mimpi
Liuk lembayung senja
Tiga daraku
(94)
Ujung ziarah
Terang bulan di jedah
Terkenang rumah
(95)
Purnama pasir
Laut merah tertidur
Di belai angin
(96)
Di laut merah
Tongkat musa bertuah
Kisah fir’aun
(97)
Mesjid terapung
Di tepian laut merah
Timbangan Musa
(98)
Rukun ke lima
Napak tilas ibrahim
berharap mabrur
(99)
Mabrurnya haji
Perilaku ke depan
Bukan di titel









