PUISI Ihya M Kulon
JANGAN 1.Jangan berkerumunAwet-awet dengan imunSering-sering main sabun 2.Jangan mesumAurat wanita memang ransumSelezat Bubur Sumsum 3.Jangan kapokSenggama memang bagai main judi…
JANGAN 1.Jangan berkerumunAwet-awet dengan imunSering-sering main sabun 2.Jangan mesumAurat wanita memang ransumSelezat Bubur Sumsum 3.Jangan kapokSenggama memang bagai main judi…
PARADOK Kebenaran tidak perlu berteriakCukup diam dan bekerjaSebaliknya kesalahan yang diam dan bekerjaAkan tersebar busuknya berteriakDan cara terhormat mengakui kebodohan…
PLURALITAS Pluralitas adalah lukisan TuhanBumi ini kanvas besar warna-warni kehidupan_membentuk lengkung pelangi jiwa yang tak pernah usaiKita memang berbeda,penyadaran dan…
SENANDUNG SUNYI – 1 Air dan tanah melumatkan tubuh, tenggelamkan mimpi.Di antara puing-puing, anak kecil menyusuri tepian,menyibak kayu gelondongan yang…
RANDOM SENARAIDALAM CATATAN AKHIR TAHUN 1 | Dan itu hal yang biasa kala sebuah namaTercipta dari gabungan nama orang tuaDan…
SRI Hujan badai bisa berhentiJalan-jalan tol bisa sepiTapi rinduku padamu, SriBerlari-lari ramai di hati Master-master kungfu bisa matiAgen-agen rahasia bisa…
NEGERI BOLONG-BOLONG Menyaksikan negeribolong-bolongsama deritanyadengan menyakititubuh sendiri.Merenungkan kembalitubuh bangsa inisakitnya dalam sekali.Penyakitnya menulardan permanenkomplikasi kronis!Tak ada pilihanselain amputasi!Bila tidak disegerakantubuh…
foto karya Acep LDM. dok. LDM Tasikmalaya KOTA TASIKMALAYA | Pada tanggal 27 Desember 2025, Pondok Pesantren Fajrul Islam yang…
Essai ini ditulis berdasarkan versi obrolan penulis dengan Dr. Rony Hidayat Sutisna (Inoy), ketika penulis berkunjung ke kediamannya di Rancakalong,…