JEMBATAN YANG AMBRUK, SEREMONI YANG TERLALU TINGGI
Ketika Pembangunan Diukur dari Peresmian, Bukan dari Keselamatan Rakyat Ada sebuah ironi yang seharusnya mampu menghentikan langkah kita barang sejenak.…
Ketika Pembangunan Diukur dari Peresmian, Bukan dari Keselamatan Rakyat Ada sebuah ironi yang seharusnya mampu menghentikan langkah kita barang sejenak.…
Menanggapi Esai Yudi Latif “Kongres Kemandirian” Tulisan Yudi Latif berjudul “Kongres Kemandirian” menyentuh persoalan yang jauh lebih dalam daripada sekadar…
Ketika Kemiskinan Tidak Lagi Dipercaya: Membaca Luka di Balik Sandiwara SosialTanggapan atas esai “Ketika Kemiskinan Dianggap Sandiwara” karya Doni Muhamad…
Ada beban ganda yang harus ditanggung oleh seseorang yang jatuh miskin di tengah masyarakat yang gemar berasumsi: bukan sekadar rasa…
Ada pertanyaan, yang seharusnya lebih sering diajukan orang tua. Apakah kita sedang mendidik anak, atau sekadar sedang membentuk anak agar…
Ada saat di mana manusia merasa takut kehilangan kesempatan. Kini, manusia juga takut kehilangan sesuatu. Namun yang aneh, sesuatu tersebut…
Negara, Seniman, dan Jalan Panjang Kebudayaan: Dari Anggaran Menuju PeradabanMenanggapi tulisan Doni Muhamad Nur, “Negara, Seniman, dan Jalan Panjang Kebudayaan”…
Hidup sering kali bukan perkara memilih untuk hadir, melainkan menerima kenyataan bahwa kita telah dilempar ke dalam eksistensi—sebuah kondisi yang…
Ada kalanya kehidupan tidak langsung menjatuhkan kita. Ia lebih dahulu berbisik: Namun sering kali, kita baru berhenti ketika semuanya telah…
Ada pemberian yang selesai ketika berpindah tangan. Barang berpindah, kebutuhan tertolong, lalu hari berjalan seperti biasa. Tetapi ada pemberian yang…
Hubungan antara negara dan kebudayaan merupakan salah satu pilar fundamental dalam pembangunan peradaban modern. Dalam diskursus ekonomi politik kebudayaan, karya…