JINGKRAK MAUT SANG DEWAN(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Sore udara berdebu
Pelangi hampir tak terlihat
Padahal indah sekali kelihatannya
Kabar disana ada Demo menggiring debu kemarahan(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Berbalut kecamuk kabar anak Indonesia
Pemberani dan tak gentar juang
Derita Rakyat terus berbalut balut-resah
Duka Rakyat Indonesia duka Negeri(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Guru beban Negara
Air mata menetes ingat kenangan
Mengajar PAUD 14 tahun anak-anak kurang beruntung
Gaji guru 150.000/bulan sebanyak 7 orang(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Hasil dari kenceng gak seberapa
Terselip rasa duka setiap bulan sisihkan
Penghasilan suami sebagai PNS
Ya Rabb apakah pemimpin itu tak bersekolah.(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Dewan yang terhormat
Tega nya bicara Rakyat Indonesia Tolol sedunia
Memicu amarah duka mendalam
Tak akan ada api kalau tak ada asap(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Ibu Pertiwi jberhujan tangis
Semua Mahasiswa turun murka Demonstrasi
Murka satu murka semua
Dewan bicara nyaring tanpa penyaringan(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Apa yang bisa Rakyat genggam
Gaji melejit naik
Tanpa rasa iba rakrat terkais kais
mencari sesuap nasi bahan pokok naik semua demi memenuhi tuan dan puan
Udara majh ke senja
Ojol digilas tanpa belas kasihan
Mobil Rantis meluncur tanpa ampun
Banyak otak telah di cuci nafsu berakhir tragis.(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Indonesia Terluka rakyat merana, tuan puan berjingkrak.
Menari nari naikkan pajak
Demi gaji Tuan Tuan
Pajak di samakan seperti potongan Amilin(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Bandung, 5 September 2025(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)

PUISI De Eka Putrakha
NASIB ORANG KECIL(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Dari pintu ke pintu
Jajakan makanan Kecil
Pagi berembun
Seorang ibu menenteng makanan(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Pikiran menerawang jauh
Saat bunda ditinggal yanda
pensiun janda belum diterima
Jam tiga pagi sibuk di dapur(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Berbekal lampu patromak(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Siang sedikit banyak orang datang bawa tampah masing masing
Mereka mulai jajakan pastel dan peuyeum Bol buatan bunda(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Ya Rabb betapa tersiknyanya Bunda(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Tidur hanya beberapa menit
Malam tadarus Al’qur’an
sambil ngajar anak-anak yang datang
Siang menjahit waktu tersita seperti
Pegawai dan buruh harian(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Anak-anak masih kecil terawat
Anak sekolah tak tau susah
Bunda pahlawan kehidupan kami
Hingga dewasa penjahit itu tetap melekat(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Merekam jejak peristiwa
Tanpa luang ku kirim do’ a
Keduanya di persatukan kembali
Bunda yandaku tak ingin berganti pasangan sampai akhir hayat.(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Setiap pagi
Ibu penjual kue itu menunggu
Di pagar rumah
Senyum sumringah selamat pagi.(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Bandung, 4 09 2025(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)

PUISI Sosiawan Leak
PADANG KELALBU(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Hempasan langit hitam
Air hujan melimpah ruah
Kekasih….
Dimana kini(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Lara yang engkau sematkan
Bagai karang terjal tengah lautan
Deru arus ombak menyatu rasa(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Mentari bersinar setia
Memberi cahaya ruang kelam
Matamu teduh selamat jalan(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Menyemai rindu kala jauh
Sebait kata cinta
Terukir dalam sukma
Cinta dan waktu(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Bergandeng tangan
Senyuman hingga waktu menua
warna pelangi terobos sukma
Engkau pergi kekasih(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Engkau telah pergi jauh
Udara dingin bak sembilu mengirin kalbu
Bukankah masih.ada ruang untukku
Mata teduh itu tatapnya tak sarat waktu(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Bandung 03 09 2025(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)

PUISI Ihya M Kulon
JELAJAH WAKTU(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Setiap rasa ada cerita
Setiap gerak tanggung jawab
Setiap langkah perubahan
Setiap jejak menuai sejarah(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Kala sepi sunyi merenung diri
Disana gambar kita
Setiap lara bercerita
Disana ada kata tentang kita(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Serpihan tanam ribuan suka duka luka
Tapi mengapa masih disini?
Waktu terus menggerus
Teruskan tidur menganyam mimpi(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Kemarin dan hari ini
Masih dahaga masih lapar
Masih…masih…masih..
Oh Tuhan tuntun aku bimbing aku
Karena waktu adalah Engkau(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Bandung , 27 12 24(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)

PUISI Sosiawan Leak
KERING(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Hujan tak singgah
Kemarau menghujani sawah retak retak
Angin menaparkan debu halaman rumah , lewat jendela debu menyusup setiap lobang(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
daun terbang warnanya menguning
Kering air sumur mulai kosong
Beberapa orang sibuk mencari air
Air …air ..air apa saja yang bisa di minum(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Dahaga tak ada sisa
Gerah ..geraaaaahhh
Dunia kami gerahh
Pohon…pohon, meranggas(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Nelayan tak melaut
Petani tak berkebun
Kering kerontang
Beras kering , air kering(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Dompet kering,
cerita sudah berpuluh tahun
Rakyat imbas kehidupan
Sederhana kah tuan
300 T dirampok hanya butuh 6.5 thn di penjara???(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Hahahahaha….penjara Perdeo
Pastinya seperti hotel Tuan
Hanya singgah sebentar
Sedang kekeringan rakyat menusuk jantung(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Menghujam penjuru bumi
makanan mewah tak terbeli
Mencari sesuap nasi agar tetap hidup.
Hati nurani Tuan telah hilang rakyat tetap jelata.(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Bandung, 11 01 2025(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)

PUISI Rachman Sabur
DO’A PENGEMIS TUA(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Tengah malam hening
Munazat diri pada Yang Kuasa
Kabulkan segala urusan
Kabulkan harapanku Tuhan(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Pagi sebelum sinar matahari datang
Bergegas menuju pasar
Begitu rumit perjalanan hidup
Berselendang kantong tipis(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
topi lusuh biasa di pakai
Kaleng penerang jalan hidup
Di simpannya depan kakinya
Wajah memelas bibir berdo’a pada siapa
yang memberi sedekah pagi(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Begitu rumit perjalanan hidup
Kakek tua pucat pasi
hanya berbekal belas kasih
Dari ujung jalan serine berbunyi(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Semua pedagang kaki lima lari pontang panting
Tibum..Tibumm..Tibuuummmm!!!
Sesekali menoleh ke belakang
Pengemis tua terseret(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
Terinjak tanpa belas kasih
Sebuah roda jatuh tepat di kakinya
Allohu Akbar…
pengemis diam tanpa kata
Sakratul Maut menjemput
Ternyata Allah lebih sayang.(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)
20 09 2024(Source: kosapoin.com/sajak-sajak-imas-utami-lokayanti-2)

SAJAK-SAJAK Muhammad Ilham Kholik Siswadi
Negara: United States (Ohio)
Device: Desktop
OS: Unknown, Browser: Unknown


