PUISI Yesmil Anwar

PEMUTUS JALUR LANGIT

WAKTU MELAMBAT

Di atas sajadah waktu melambat
Dedaunan luruh ke haribaan tanah basah
Di atas sajadah degup jantung mencatat titian iman
Waktu melambat_ harmoni jiwa
Di atas sajadah ujung kepala jumpa ujung kaki mendaki jalan menyuling takwa
Waktu melambat dalam hening purnama mengusir ketergesaan keseharian
Belenggu luka meluruh ikhlas dalam sujud yang tak pernah usai…
Dalam sholat waktu melambat menenun sajadah panjang membuka jalan menuju jannah_ adakah Kau yang menuntunku menghapus air mata penuh pengharapan
Membuka buhul doa dalam setiap tarikan nafas….
Aku rindu swara desir angin yang diam melahirkan ketenangan batin
Waktu melambat begitu nikmat_ sejuta rakaaat menyatukan Kau dalam diriku tapi tak bercampur…
Aku menggenang di samudra diam ombak kecil mengayun khusyuk_ waktu melambat menyajikan hening
Merawat sholat dari takbir hingga salam

2025

PUISI Ayie S Bukhary
Baca Tulisan Lain

PUISI Ayie S Bukhary

PEMUTUS JALUR LANGIT

Bisikan syahwat yang samar
Bersarang di kalbu yang di kuasai syaitan_ ego spiritual yang sungsang penyubur dahaga duniawi
Tak terpuaskan_ seperti meminum air laut…
Makin diteguk, semakin haus

Bisikan syahwat yang samar bersarang dalam kalbu yang radikal_ kemerosotan iman
pemutus jalur langit
Akal hendaknya dituntun hati yang bersih_hati yang bening…
Bukan akal dituntun akal,
mendewakan akal kerap jadi penghalang dan memutus jalur langit…
Nurani jadi beku_majal kehilangan kepekaan spiritual
Akal harus di bimbing oleh hati_ jangan biarkan pemutus jalur langit merajamnya dengan bisikan syahwat yang samar

Allah memberi petunjuk pada siapa yang dikehendaki-Nya dengan penuh cinta

2024

PUISI Yusef Muldiyana
Baca Tulisan Lain

PUISI Yusef Muldiyana

Yesmil Anwar, S.H., M.Si.

Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *