TASIKMALAYA, 01 MEI 2026 | Komunitas Cermin Tasikmalaya kembali menghidupkan ruang dialektika melalui program “Ngopi Sastra”. Mengusung tajuk yang provokatif, “Apa Itu Puisi?”, diskusi kali ini akan membedah kembali peran sastra di tengah dinamika sosial-politik kontemporer. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat sore di Rumah Kuning (RUKUN), pusat kreativitas di jantung Kota Tasikmalaya.
Diskusi ini berangkat dari kegelisahan mengenai relevansi sastra di era modern. Mengutip pernyataan ikonik Presiden Amerika Serikat ke-35, John F. Kennedy: “Jika politik itu kotor, puisi akan membersihkannya. Jika politik bengkok, sastra akan meluruskannya.”
Melalui pemantik diskusi Ashmansyah Timutiah, Ngopi Sastra kali ini mengajak publik untuk bertanya lebih dalam: Apakah puisi sekadar deretan kata indah, atau ia memiliki fungsi praktis layaknya “detergen” yang mampu membersihkan noda-noda sosial? Di tengah kondisi dunia yang kian bising, apakah “ampul” puisi masih cukup sakti untuk meluruskan hal-hal yang bengkok?

Detail Acara:
• Kegiatan: Ngopi Sastra (Komunitas Cermin Tasikmalaya)
• Tema: Apa Itu Puisi?
• Waktu: Jumat, 01 Mei 2026 | Pukul 15.00 WIB
• Tempat: RUKUN (Rumah Kuning), Jl. Pemuda No. 4, Kota Tasikmalaya
• Narasumber: Ashmansyah Timutiah
Sesuai dengan semangat Komunitas Cermin, acara ini mengedepankan prinsip inklusivitas: “Semua orang jadi pembicara, semua orang berkarya.” Masyarakat, mahasiswa, praktisi hukum, hingga pecinta seni diundang hadir untuk saling berbagi perspektif, berdebat, dan merenungkan kembali posisi sastra dalam kehidupan kita hari ini.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga menjadi pemantik bagi lahirnya karya-karya baru yang kritis dan reflektif.
Kontak Media:
Komunitas Cermin Tasikmalaya
Rumah Kuning (RUKUN)
Jl. Pemuda No. 4, Kota Tasikmalaya
CP. Rizki: 0858-4895-1946








