PUISI Mataya Sutiragen

ilustrasi Sajak Pelangi

SAJAK PELANGI(Source: kosapoin.com/puisi-mataya-sutiragen)

Memandang kubah masjid
Menatap imaji diri selangit
Jalanan becek kaki berjinjit(Source: kosapoin.com/puisi-mataya-sutiragen)

Melewati pohon perdu
Dalam temaram lampu
Ada yang mengganga
Di balik Lidah Mertua(Source: kosapoin.com/puisi-mataya-sutiragen)

Seekor katak membuka
Mulutnya jadi bandara
Sebelum memakannya(Source: kosapoin.com/puisi-mataya-sutiragen)

2026(Source: kosapoin.com/puisi-mataya-sutiragen)

SAJAK-SAJAK Yesmil Anwar
Baca Tulisan Lain

SAJAK-SAJAK Yesmil Anwar

SAJAK GANDA(Source: kosapoin.com/puisi-mataya-sutiragen)

Lubang-lubang kehilangan kunci
Lompat kaki tualang bak kelinci(Source: kosapoin.com/puisi-mataya-sutiragen)

Rumah biru dituju buru-buru
Ramah ibu pada calon mantu(Source: kosapoin.com/puisi-mataya-sutiragen)

2026(Source: kosapoin.com/puisi-mataya-sutiragen)

SAJAK KEGIATAN(Source: kosapoin.com/puisi-mataya-sutiragen)

Lapuk kayu dimakan rayap-rayap
Kunang-kunang hinggap-hinggap
Cicak-cicak pesta hidangan laron
Ikan-ikan sibuk buru balon-balon(Source: kosapoin.com/puisi-mataya-sutiragen)

2026(Source: kosapoin.com/puisi-mataya-sutiragen)

SAJAK-SAJAK Arif Fathur
Baca Tulisan Lain

SAJAK-SAJAK Arif Fathur

SAJAK HEALING(Source: kosapoin.com/puisi-mataya-sutiragen)

Adiba, Imdan
Bunga mata
Dua nada
Beda rasa(Source: kosapoin.com/puisi-mataya-sutiragen)

Jalan-jalan ke utara
Lihat-lihat tanpa suara(Source: kosapoin.com/puisi-mataya-sutiragen)

Sibuk orang-orang
Tangan-tangan bergentayangan(Source: kosapoin.com/puisi-mataya-sutiragen)

Adiba, Imdan
Tunjuk ini dan itu
Satu-satu diupayakan
Uang di saku tinggal seribu(Source: kosapoin.com/puisi-mataya-sutiragen)

2026(Source: kosapoin.com/puisi-mataya-sutiragen)

SAJAK-SAJAK Rachman Sabur
Baca Tulisan Lain

SAJAK-SAJAK Rachman Sabur

SAJAK KEBERSAMAAN(Source: kosapoin.com/puisi-mataya-sutiragen)

Makan-makan di tepian kolam
Ikan-ikan cuap-cuap laju tenggelam
Siapa melihat siapa, nada-nada
Beranak-pinak di sebalik dada(Source: kosapoin.com/puisi-mataya-sutiragen)

Di ujung pandang
Sawah-sawah menguning
Daun kelapa menggantung kering
Rampak gawai berdering-dering(Source: kosapoin.com/puisi-mataya-sutiragen)

Tatap muka dalam irama eling
Jarak bukan lagi persoalan rumit
Mata-mata saling mengerling-kerling
Sebelum menutup cakap unjuk pamit(Source: kosapoin.com/puisi-mataya-sutiragen)

2026(Source: kosapoin.com/puisi-mataya-sutiragen)

PUISI Bambang Oeban
Baca Tulisan Lain

PUISI Bambang Oeban


Apakah artikel ini membantu?
IP: 216.73.216.41
Negara: United States (Ohio)
Device: Desktop
OS: Unknown, Browser: Unknown

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *