PAMERAN TUNGGAL TEGUH PAINO “TUWUH LAN NGREMBAKA”

lukisan yogya

Yogyakarta | Segera hadir sebuah gelaran seni bertajuk Pameran Tunggal Teguh Paino: “Tuwuh lan Ngrembaka”. Yogyakarta, Seniman Kulonprogo, Teguh Paino menghadirkan pameran tunggal bertajuk Tuwuh lan Ngrembaka sebuah refleksi visual tentang proses pertumbuhan, transformasi, dan keterhubungan manusia dengan alam serta lingkungan sosialnya.

Acara ini dijadwalkan akan diresmikan dalam sebuah seremoni pembukaan pada 27 April 2026 pukul 19.00 WIB oleh Drs. Agus Kamal, dikuratori Mayek Prayitno, digelar di Studio Kalahan, milik Heri Dono, di Daerah Istimewa Yogyakarta. Malam pembukaan pameran akan berlangsung semarak karena dimeriahkan oleh penampilan dari Guyub Organic, Los Fungos, MC Yaksa Agus dan Pertunjukan Wayang Cumplung Edan oleh Mbah Gono bersama Jajang R Kawentar.

Eksplorasi Karya dan Makna

poster yogya

Dalam pameran ini, pengunjung dapat menikmati sebanyak 15 karya yang dipamerkan, diantaranya 12 karya lukisan dan 3 karya instalasi. Instalasinya, berjudul ‘Lawang’ yang menyerupai Gerbang besar, ‘Mangan Ora Mangan Kumpul’ berupa sederetan Wayang yang terbuat dari kelapa yang di makan Tupai (Cumplung), dan ‘Kelahiran’ visualisasi Janin terbuat dari bambu yang dijalin.

Melalui karya-karyanya, Teguh Paino mengangkat narasi tentang “tumbuh” (tuwuh) dan “berkembang” (ngrembaka) sebagai perjalanan yang tidak hanya bersifat biologis, tetapi juga emosional, kultural, dan spiritual. Visual yang ditampilkan menghadirkan bentuk-bentuk organik, metafora tubuh, serta lanskap imajinatif yang mengajak audiens untuk merenungkan proses perubahan dalam kehidupan.

Kolaborasi Akademis dan Publik

Penyelenggaraan pameran ini merupakan pelaksanaan dari tugas akhir penciptaan karya seni Khairun Nisa Anjani pada program studi S1 Tata Kelola Seni, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, sekaligus menjadi ruang presentasi publik atas eksplorasi artistik yang telah dilakukan.

Bagi masyarakat yang ingin berkunjung, pameran berlangsung 27 April – 4 Mei 2026, jam 10.00 – 19.00 WIB, dengan biaya HTM: Rp5.000.

Rangkaian Program Publik

Dalam acara pameran ini terdapat rangkaian kegiatan untuk memperluas diskursus dan interaksi dengan publik diantaranya:

  • Art Talk: Kamis, 30 April 2026 pukul 15.00 WIB – selesai.
  • Workshop Wayang Cumplung: Sabtu, 1 Mei 2026, pukul 09.00 WIB – selesai, Gratis (kuota terbatas).

Pameran ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi ruang apresiasi sekaligus dialog antara seniman, karya, dan masyarakat. Melalui Tuwuh lan Ngrembaka, pengunjung diajak untuk melihat kembali bagaimana proses pertumbuhan tidak selalu linear, melainkan penuh lapisan, konflik, dan kemungkinan baru. []

HARMONI OTAK DAN SENI
Baca Tulisan Lain

HARMONI OTAK DAN SENI


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *