RENDEZVOUS
“Di Kafe ini, tiap sore, penyair Alexander Pushkin menghabiskan waktunya.” Larik itu tertulis pada dinding kafe di tepi Sungai Neva,…
“Di Kafe ini, tiap sore, penyair Alexander Pushkin menghabiskan waktunya.” Larik itu tertulis pada dinding kafe di tepi Sungai Neva,…
Pemberian “Seperti inikah rasanya ketika kita diberi sesuatu yang memang sedang kita butuhkan? Sungguh, Mbak, aku tidak pernah terpikir sebelumnya,…
Pagi ini, seperti biasa, aku bawa hasil melaut ke Geladak (tempat pelelangan Ikan) untuk aku jual. Setelah selesai, aku duduk…
1.Hidup muliyatak menumpuk bendawipikiran tenang 2.Ramai duniamemberi dalam diamtak haus pujian 3.Langkah tak mewahnamun makna ia bawasunyi yang teduh 4.Tak…
Semalam kacau sekali. Pada jam-jam ketika ketakutan memeluk langit, aku melihat Subhan—bukan manusia semata, tetapi simpul hujan yang berusaha belajar…
SPEKTRUM Sepanjang pengembaraan tak ada baraSepanjang perjuangan tak ada juangSepanjang perjalanan tak ada jalanSepanjang penyebrangan tak ada Sebrang. Apa yang…
Pagi-pagi saya maksain pergi bersama ibu saya melayad ke saudara yang meninggal dunia kemarin sorenya. Demikian itu saya lakukan karena…
Duduk di dahan pohon yang tumbang tepi danau sambil melarungkan apa yang bisa dihanyutkan. Adakah ini tempat yang selama ini…
JINGKRAK MAUT SANG DEWAN Sore udara berdebuPelangi hampir tak terlihatPadahal indah sekali kelihatannyaKabar disana ada Demo menggiring debu kemarahan Berbalut…
Sepuluh menit sehabis menyaksikan Indepedence Day, Prabu Kresna masih mengumpat-ngumpat kepada para Punakawan. “Sebel gua, lagi-lagi propaganda Amerika. Apa sih…