Penulis: Lintang Ismaya
METAMORFOSIS
Mengulang-ulang—mendaur kembali bahasa yang beterbangan di udara musim pancaroba, berputar tanpa pernah benar-benar hilang. Ada begitu banyak jejak kata yang…
PUISI Lintang Ismaya
ABSTRAK Jika malam bertanya pada bulanJika siang bertanya pada matahariAtau sebaliknya: jika malam bertanyaPada matahari dan siang pada bulan Jika…
PUISI Lintang Ismaya
PETA PEMBERONTAK: Albert Camus Pasca revolusiPembatas ideologi tumbuh subur Kaum proletar Ladang subur para demagogKeributan bergantung pada waktu 2000 HOMPIMPA…
ANTARA RUANG EDITOR DAN PEMILIK TULISAN
Di ini malam, saya mendapatkan sebuah pertanyaan dari pembaca: “Gimana ini… bahasa Indonesia masih belepotan gini sih…” “Sebagey???” Menjadi editor…
SAJAK-SAJAK Lintang Ismaya
SPEKTRUM Sepanjang pengembaraan tak ada baraSepanjang perjuangan tak ada juangSepanjang perjalanan tak ada jalanSepanjang penyebrangan tak ada Sebrang. Apa yang…
KUBUR-KUBUR TERBUKA
Duduk di dahan pohon yang tumbang tepi danau sambil melarungkan apa yang bisa dihanyutkan. Adakah ini tempat yang selama ini…
BREAKING NEWS
“Untuk hari ini kau tak usah ke lapangan. Olah saja dari data yang sudah ada. Rangkum dan elaborasikan. Jika kurang…
DUA MUSIM DIBINGKAI HOMONIM
Di sebuah warung seblak pengkolan yang lakunya kebangetan. Bagaimana tidak kebangetan, saban hari buka dari jam delapan pagi dan tutup…
WISATA BAHASA
Konon katanya ketika angin kehilangan kerja itu—ia akan melangkah jauh dari dingin tubuh—hingga hanya derit dan rintih yang dilayar-rambatkannya dari…
PUISI Lintang Ismaya
SAJAK PERTANYAAN Jika guru beban negaraKenapa kala Nagasaki dan HiroshimaLuluh lantak: Kaisar bertanya, berapaGuru yang tersisa? Jika guru bebanNegara, kenapa…
