Gugatan Menteri Pertanian Amran Sulaiman pada Majalah Tempo senilai Rp200 miliar bukan soal sengketa perdata, tapi koreksi terstruktur terhadap represifitas fungsi pers. (Source: kosapoin.com/quote-pagi-iii)
Laporan investigasi Tempo edisi Mei 2025, berjudul “Poles-Poles Beras Busuk”, dianggap karya jurnalistik penuh “kebusukan”, merugikan Kementerian Pertanian, melukai petani dan mengotori ruang publik (Source: kosapoin.com/quote-pagi-iii)
Perseteruan menajam justru saat Dewan Pers merekomendasikan mediasi atas pelanggaran etiks yang dilakukan Tempo, dan Tempo sudah minta maaf. (Source: kosapoin.com/quote-pagi-iii)
Namun Amran Soelaiman tetap menuntut melalui SLAPP – Strategic Lawsuit Against Public Participation, yang akan memaksa Tempo membayar mahal atas kesalahannya itu. (Source: kosapoin.com/quote-pagi-iii)
Kasus ini mengingatkan kita pada pandangan “Toby Mendel”, pendiri Centre for Law and Democracy, yang merancang standar global kebebasan berekspresi, (Source: kosapoin.com/quote-pagi-iii)
Ia menyebut SLAPP sebagai “senjata hukum paling berbahaya abad ini”, dimana pengadilan dijadikan senjata sensor mematikan. (Source: kosapoin.com/quote-pagi-iii)
Ketika pejabat tinggi menggunakan gugatan perdata bernilai fantastis melawan laporan berbasis fakta, ia tidak hanya menyerang media, tapi sedang merusak ruang publik. (Source: kosapoin.com/quote-pagi-iii)
Plato dalam “Republik” mengkritik demokrasi sebagai rezim “kebebasan berlebih” – eleutheria berujung pada tirani, yang dimanfaatkan elite melindungi citra.(Source: kosapoin.com/quote-pagi-iii)
Gugatan Rp200 miliar, menafikkan dialektika kebenaran, memilih sensor daripada perbaikan sistem, padahal pemberitaan Tempo kini diteruskan dalam proses investigasi KPK.(Source: kosapoin.com/quote-pagi-iii)
Indonesia, yang kini di peringkat 108 Indeks Kebebasan Pers “RSF 2025”, harusnya tidak mengulang pola kasus memalukan “Prita” hingga “Fatia-Harish”, dimana palu pengadilan dijadikan “pemukul” suara kritis.(Source: kosapoin.com/quote-pagi-iii)
Ketika seorang menteri lebih memilih gugatan daripada memperbaiki sistem distribusi beras buruk, maka ia sedang mati-matian mengejar kewibawaan dengan citra bukan akuntabilitas. (Source: kosapoin.com/quote-pagi-iii)
Ingat, kebenaran tidak butuh dipoles citra, demokrasi yang sehat juga tidak butuh diancam Rp200 miliar agar diam. (Source: kosapoin.com/quote-pagi-iii)
Tapi percayalah, di ujung senapan kekuasaan, dan hukum rapuh, kebenaran dan demokrasi akan semakin kokoh.(Source: kosapoin.com/quote-pagi-iii)
Jakarta 16 November 2025(Source: kosapoin.com/quote-pagi-iii)

SIKAP NEGARAWAN PRESIDEN PRABOWO
Negara: United States (Ohio)
Device: Desktop
OS: Unknown, Browser: Unknown








