NAPAK TILAS BUDAYA, TIGA DEKADE SANGGAR SENI TEATER BOLON MERAWAT INGATAN

NAPAK TILAS BUDAYA

TASIKMALAYA — Tiga puluh tahun bukan sekadar hitungan waktu. Ia adalah jejak yang ditinggalkan oleh perjumpaan, panggung, orang-orang yang datang dan pergi, juga ingatan yang terus tumbuh dari satu generasi ke generasi berikutnya.(Source: kosapoin.com/napak-tilas-budaya-tiga-dekade-sanggar-seni-teater-bolon-merawat-ingatan)

Semangat itulah yang hendak dirayakan Sanggar Seni Teater Bolon melalui sukuran Milangkala ka-30 yang akan berlangsung pada 28, 29, dan 30 Agustus 2026 di kawasan Argasari, Kota Tasikmalaya. Perayaan tiga dekade tersebut dikemas dalam tajuk “Napak Tilas Budaya”, sebuah ikhtiar untuk kembali menengok perjalanan sambil membuka ruang perjumpaan bagi para pelaku seni, warga, dan masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan sanggar.(Source: kosapoin.com/napak-tilas-budaya-tiga-dekade-sanggar-seni-teater-bolon-merawat-ingatan)

Rangkaian kegiatan tidak hanya menghadirkan satu bentuk kesenian. Dari poster acara, perayaan ini mempertemukan kesenian pesta rakyat, final lomba maca sajak Catur Wulan, Wulan Samping Teater, hingga pagelaran Wayang Golek Pujaran.(Source: kosapoin.com/napak-tilas-budaya-tiga-dekade-sanggar-seni-teater-bolon-merawat-ingatan)

Puncaknya akan diisi pagelaran Wayang Golek Pujaran Mekar Arum 2 Giri Harja dengan Ki Dalang Anom Aditya Opick Sunandar Sunarya, yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Agustus 2026 pukul 19.30 WIB. Kehadiran wayang golek dalam perayaan ini seolah menjadi penanda bahwa perjalanan sebuah sanggar seni tidak pernah berdiri sendiri. Teater, tradisi, sastra, musik, dan kesenian rakyat dapat saling berjumpa dalam satu ruang kebudayaan.(Source: kosapoin.com/napak-tilas-budaya-tiga-dekade-sanggar-seni-teater-bolon-merawat-ingatan)

Namun, di balik seluruh rangkaian pertunjukan itu, terdapat sesuatu yang lebih sederhana sekaligus lebih penting: silaturahmi.(Source: kosapoin.com/napak-tilas-budaya-tiga-dekade-sanggar-seni-teater-bolon-merawat-ingatan)

“Kalintang bingahna urang tepang, ngariung mungpulung, silaturahmi bari medar pangalaman mangsa ka tukang, ngalamun mangsa kahareup,” demikian semangat yang disampaikan dalam undangan kegiatan tersebut—kegembiraan bertemu, berkumpul, berbagi pengalaman tentang masa lalu, sekaligus membayangkan masa depan.(Source: kosapoin.com/napak-tilas-budaya-tiga-dekade-sanggar-seni-teater-bolon-merawat-ingatan)

Maka, “Napak Tilas Budaya” bukan hanya perkara menampilkan kesenian di atas panggung. Ia juga menjadi kesempatan untuk duduk bersama, mengobrol, mengenang perjalanan, dan mungkin menemukan kembali cerita-cerita yang selama ini tercecer di antara kesibukan kehidupan.(Source: kosapoin.com/napak-tilas-budaya-tiga-dekade-sanggar-seni-teater-bolon-merawat-ingatan)

Ada ruang untuk menikmati pertunjukan. Ada ruang untuk berbagi pengalaman. Ada pula ruang yang barangkali paling manusiawi: ngopi, udud, bercengkerama, dan balakercrakan—berbincang tanpa jarak setelah lampu panggung menyala dan kemudian padam.(Source: kosapoin.com/napak-tilas-budaya-tiga-dekade-sanggar-seni-teater-bolon-merawat-ingatan)

Di situlah kebudayaan sering kali bertahan: bukan hanya dalam pertunjukan yang disaksikan banyak orang, tetapi dalam pertemuan kecil yang membuat orang merasa masih menjadi bagian dari sebuah perjalanan.(Source: kosapoin.com/napak-tilas-budaya-tiga-dekade-sanggar-seni-teater-bolon-merawat-ingatan)

Tiga puluh tahun Sanggar Seni Teater Bolon, dengan demikian, tidak hanya dirayakan sebagai ulang tahun sebuah kelompok kesenian. Ia menjadi kesempatan untuk membaca kembali perjalanan seni di tengah masyarakat: apa yang telah dilakukan, siapa saja yang pernah berjalan bersama, dan ke mana langkah berikutnya akan diarahkan.(Source: kosapoin.com/napak-tilas-budaya-tiga-dekade-sanggar-seni-teater-bolon-merawat-ingatan)

Napak tilas berarti menengok jejak. Tetapi menengok jejak bukan berarti berhenti di masa lalu.(Source: kosapoin.com/napak-tilas-budaya-tiga-dekade-sanggar-seni-teater-bolon-merawat-ingatan)

Dari Argasari, pada akhir Agustus ini, Sanggar Seni Teater Bolon mengajak siapa saja untuk kembali berkumpul—menyaksikan panggung, menikmati kesenian, bertukar cerita, dan merayakan kebersamaan.(Source: kosapoin.com/napak-tilas-budaya-tiga-dekade-sanggar-seni-teater-bolon-merawat-ingatan)

Sebab setelah tiga dekade perjalanan, mungkin yang paling layak dirayakan bukan sekadar usia sanggar, melainkan orang-orang yang membuat perjalanan itu tetap hidup.(Source: kosapoin.com/napak-tilas-budaya-tiga-dekade-sanggar-seni-teater-bolon-merawat-ingatan)

Wilujeng milangkala ka-30 Sanggar Seni Teater Bolon.(Source: kosapoin.com/napak-tilas-budaya-tiga-dekade-sanggar-seni-teater-bolon-merawat-ingatan)

Napak tilas budaya, napak tilas kebersamaan.(Source: kosapoin.com/napak-tilas-budaya-tiga-dekade-sanggar-seni-teater-bolon-merawat-ingatan)

Sumber Informasi: Amang S. Hidayat
Pengunggah: Redaksi
(Source: kosapoin.com/napak-tilas-budaya-tiga-dekade-sanggar-seni-teater-bolon-merawat-ingatan)

Redaksi

Apakah artikel ini membantu?
IP: 57.141.16.96
Negara: United States (Washington)
Device: Desktop
OS: Windows, Browser: Chrome

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *