TENTANG KATA
buat: SS(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
(1)
merawat getar
kata-kata terbagi
di rahim bunyi(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
(2)
merawat getir
kata-kata menanti
di sunyi dada(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
(3)
merawat kata
getar getir tak sama
di ujung lidah(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
Desember, 2023.(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)

PUISI Rachman Sabur
KAMPUNG NAGA(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
(1)
hutan larangan
di seberang sungai itu
menjaga musim(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
(2)
sawah dan ladang
padi kuning merunduk
menyimpan harap(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
(3)
beratap ijuk
rumah panggung berbaris
merawat cinta(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
(4)
berdesir lembut
tarian daun-daun
bening udara(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
(5)
telanjang dada
tangan menganyam bambu
zikir sejati(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
(6)
tak lagi sama
di tiap pasang mata
o, masa depan(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
Desember, 2023.(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)

PUISI Galih M. Rosyadi
DI PEMAKAMAN(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
bunga dan daun-daun
menunggu waktu
sunyi angin
menggugurkannya.(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
gugur bunga
dan gugur daun
perlahan jadi hara
bagi pohon di dekatnya.(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
serupa pesta:
angin, bunga, dan
daun-daun menari-nari
dalam titahNya.(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
Desember, 2023.(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)

PUISI Yesmil Anwar
ZIARAH
: KH. Zainal Musthafa(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
lubuk kubur memutar waktu
batu nisan mengabadikan namamu
perang yang dulu pecah
darah yang dulu bersimbah.(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
di hadapan tiang bendera
aku hanya memerah kata
kala langit kian melipat cahaya.(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
tak kudengar denting pedang
tak kulihat bambu runcing
sebab kau dan 17 santri
telah begitu lama
dihantarkan bala tentara
ke ambang sunyi.(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
lantaran aku tak pernah hadir
pada masa lampau
yang amat getir
kala para kampetei
mengacungkan bedil
di tiga arah mata angin(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
aku pun tak pernah paham
kala kau menolak Sandebu
juga Seikerei pada Amaterasu.(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
tak kudengar pekik takbir
tak kudengar pula khotbah
pada jumat yang bergetar.(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
jalan panjang yang merebahkan doa
dari Singaparna hingga Batavia
tak pernah sempat memberikan pertanda.(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
waktu kian mengekalkan namamu
setelah kau hantarkan kecemasan
pada Gunseikan-bu(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
dan hu-mu tak pernah ragu
meski dua belas senapan
juga tiga pucuk pistol
kian meletuskan rasa haru.(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)
2018.(Source: kosapoin.com/puisi-galih-m-rosyadi)

HAIKU & PUISI Diro Aritonang
Negara: United States (Ohio)
Device: Desktop
OS: Unknown, Browser: Unknown







