PUISI Ki Dalang Wawan Ajen

talqin dzikir

TALQIN DZIKIR
Suluk Cahaya dalam Lakon Wayang Ajen(Source: kosapoin.com/puisi-ki-dalang-wawan-ajen)

Di titik awal perjalanan,
ketika suara dunia memudar,
datanglah talqin dzikir
bukan sebagai bunyi,
melainkan sentuhan cahaya
yang membangunkan jiwa.(Source: kosapoin.com/puisi-ki-dalang-wawan-ajen)

Talqin dzikir
nafas pertama
bagi hati lama mati;
ia menyirami tanah batin
yang retak oleh lalai,
hingga benih iman
kembali berdenyut.(Source: kosapoin.com/puisi-ki-dalang-wawan-ajen)

Membangunkan hati
tertidur dalam panjangnya waktu,
mengguncang kesadaran
dari mimpi-mimpi dunia,
agar jiwa ingat
bahwa hidup bukan sekadar berjalan,
melainkan pulang.(Source: kosapoin.com/puisi-ki-dalang-wawan-ajen)

Dalam talqin,
jiwa disambungkan
pada silsilah cahaya
rantai ruhani
mengalir dari hati ke hati,
dari guru ke murid,
hingga sampai pada sumber
segala bimbingan.(Source: kosapoin.com/puisi-ki-dalang-wawan-ajen)

Bukan untuk mengikat,
melainkan menuntun;
bukan untuk menutup akal,
melainkan membuka rasa;
agar dzikir yang terucap
tak liar di padang ego,
tetapi dibimbing
oleh tangan kasih
seorang Syaikh Mursyid.(Source: kosapoin.com/puisi-ki-dalang-wawan-ajen)

Talqin menjadikan dzikir
tak putus oleh waktu:
di siang riuh,
di malam sunyi,
di langkah kaki,
di degup jantung,
hingga diri perlahan
melebur bersama Dzikrullāh.(Source: kosapoin.com/puisi-ki-dalang-wawan-ajen)

Di situlah Wayang Ajen
menemukan ruhnya:
panggung bukan sekadar tontonan,
tetapi tapak suluk;
lakon bukan sekadar cerita,
tetapi cermin kesadaran.(Source: kosapoin.com/puisi-ki-dalang-wawan-ajen)

Ki Dalang Kandabuana
tak lagi hanya menggerakkan wayang,
ia digerakkan oleh dzikir;
tangannya adalah perintah,
suaranya adalah doa,
dan lakonnya menjadi
perjalanan jiwa manusia
menuju asal cahaya.(Source: kosapoin.com/puisi-ki-dalang-wawan-ajen)

Talqin dzikir
pintu peradaban batin:
menghidupkan hati,
membangunkan kesadaran,
menyambungkan garis ruhani,
mendawamkan ingat
hingga dunia pun
menjadi ayat.(Source: kosapoin.com/puisi-ki-dalang-wawan-ajen)

Maka menerima talqin,
ia menerima amanah:
menjaga dzikir tetap hidup,
menjaga hati tetap jernih,
hingga pada akhirnya
yang tersisa bukan aku,
melainkan Dia
Yang Maha Mengingat
hamba-Nya.(Source: kosapoin.com/puisi-ki-dalang-wawan-ajen)

Villa Wayang Ajen Subang
Minggu, 04.01.2026
WGA(Source: kosapoin.com/puisi-ki-dalang-wawan-ajen)

PUISI Yoyo C. Durachman
Baca Tulisan Lain

PUISI Yoyo C. Durachman

Dr. Wawan Gunawan S.Sn. M.M.

Apakah artikel ini membantu?
IP: 57.141.18.98
Negara: United States (Texas)
Device: Desktop
OS: Windows, Browser: Chrome

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *