PUISI LEMAH SYAHWAT
Wahai para hadirin sekalian, yang malam ini datang bukan karena ingin mendengar puisi, tetapi desir angin malam sedang sejuk, tikar…
Wahai para hadirin sekalian, yang malam ini datang bukan karena ingin mendengar puisi, tetapi desir angin malam sedang sejuk, tikar…
Aku ini penyair gendeng, sableng, edan, tapi jangan salah, batin dan pikiranku masih sehat, sebab kegilaanku bukan karena kehilangan arah,…
Penyair itu masih menatap bayangan sendiri di cermin tua, rambutnya mulai memutih tapi pujiannya tak juga surut, ia masih menatap…
DI BHUMI PUSAKA MERAH PUTIH ini, tempat sejarah sering diperlakukan seperti sandal jepit: kadang dipakai, kadang hilang, kadang disalahkan, kadang…
PAGI: SUPERMALLPagi hari di pusat kota, kadang seperti komedi tanpa sutradara. Aku berdiri di Supermall yang dinginnya seperti kulkas raksasa,…
Aku bukan yang terbaik, tak juga tercepat,tak pula paling dikenal, tak disanjung di atas panggung megah, tak difoto kamera, takdipuja…
Sepengetahuan saya, di Indonesia, ‘dramatic reading’ sebagai seni pertunjukan diawali oleh Arifin C. Noer, melalui pementasan “Caligula”, karya Albert Camus.…
dua wajah satu bangsa | BAGIAN – I Di negeri ini,sang Menteri berdasi mahal, di ruang AC, duduk di kursi…
ANUGERAH YANG TERKOYAK Alam bukan sekedar tanah, kayu atau tambang, ia kitab terbuka ditulis oleh Yang Maha Kuasadengan huruf-huruf berupa…
Pementasan Teater Tradisional Longser “Keuyeup Apu”, Naskah/Sutradara: Hermana HMT, Produksi: Bandungmooi/2024. Foto Jepretan Yoyo C. Durachman. Teater…
Negeri di Antara Bayang dan Bayu Akuadalah bayang dari perahu purbayang pernah menantang samudra tanpa peta.Lambungku dari akar doa,layarku dari…