PUISI Ayie S Bukhary
SEPERTI PUISI Seperti puisi tidaklah sependek baitnyaSempit batas pada teks yang dilafalkanSimbolnya jauh lebih bernilai pribadi menjadiDan logika transendennya jauh…
SEPERTI PUISI Seperti puisi tidaklah sependek baitnyaSempit batas pada teks yang dilafalkanSimbolnya jauh lebih bernilai pribadi menjadiDan logika transendennya jauh…
TERSESAT JALAN PULANG Perjalanan jauh dari nyamanTersesat jalan pulangSusah keluar terjebak di labirinBerputar kembali pada semulaRusuh mulai turutKalut tumbuh memicu…
DUNIA BUNGA ASMARANDANA Siapapun kita penjaga titahSuku bangsa dan bahasa bukan masalahKekhususan bagi semua tidak mengenal gender menebar berkahSiapa siap…
PELUKAN PENGHUJAN Hujan pun merata membawa ceritera kau dalam pelukanHangat tubuh berlabuh membaca hela nafasTitik keringat sama basahnya dengan jalan…
DYING II Pukulan telak nakTepat di ulu hatiTerasa sampai ingin lari jauhMenghindari pukulan tak terdugaHingga keberanian bolong oleh ketakutanTulisan cinta…
TIMBUL TENGGELAM Bila tak ingin, ya sudahCatur yang kita mainkan samarTimbul tenggelam tidak baik terdengarSeperti mendirikan di lumpur dasarSaling jalin…
PENAFSIR Simbol sama berserakannya dengan bintang gemintangPasir di bibir luas pantaiDari yang bernama hingga yang belum punya namaDaun dari rimba…
RACUN OTAK Seperti bunuh diri yang asyikKetika berselancar di media sosialJari jari otomat menari lincah di layar sentuhWalau kepuasan menutup…
KEMBALI KE ADAM HAWA Adam itu awal jatuhnya pengetahuanDan Hawa menggenapi pasanganLain dan beda dengan jenis kelaminMelainkan kesatuan Hawa NafsuSebuah…
VALUE Keseharian kita telah membentuk jaringan laba laba di kepalaMembentuk jejak digitalMenyusup lewat selulerTercatat semua jalur dengan hitungan algoritmaKapan saja…
embun berkilausemburat keemasanjatuh ke jalanterbuka luang dugaharapan masih ada Bandung, 2482025 panas di ubunmentari yang menyengatdi pohon rindangpetani pun berteduhberkipas…
REKONSTRUKSI Aku tidak butuh puisiKarena aku bukan tipe orang romantisSeperti seorang guru yang dibalik layar membebani aset bangsa dengan jargon…