RANDOM SENARAI
DALAM CATATAN AKHIR TAHUN(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
1 |(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
Dan itu hal yang biasa kala sebuah nama
Tercipta dari gabungan nama orang tua
Dan itu hal yang biasa pula kala mendua
Tak pernah dikibarkan sebelum merdeka(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
2 |(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
Dua jam itu seperti iklan
Obat kuat, tak perlu latihan
Berat yang biasa dilakukan
Atlet sebelum unjuk kekuatan(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
3 |(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
Meski teringat Dayang Sumbi
Tapi lakumu itu di luar prediksi
Siapa pun orangnya yang bersaksi
Tak pernah bisa menurunkan sanksi(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
4 |(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
Dari kepanjangan uluran tangan
Meluncur deras ragam bantuan
Namun lamat-lamat, kebenaran
Melukiskan utuh catatan Tuhan(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
5 |(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
Kala si kaku lantang mengucapkan
Kenapa pula ia harus diperkarakan
Bukankah kelahirannya hasil rakitan
Dan siapakah yang mengisi asupan?(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
6 |(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
Lakunya songong dan mengkhawatirkan
Bisa dikata tak bisa selesaikan persoalan
Lamat-lamat terkacalah arah pelabuhan
Satu-satu gonjang-ganjing itu berjatuhan(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
7 |(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
Batasnya empat bagi yang mampu
Baru tiga sudah kewalahan menjamu
Teringat zaman ospek, bahwa peserta
Harus kembali melihat pasal pertama(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
8 |(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
Teringat iklan kampanye pikul karung
Tapi tak bawa sekop—berlatar lumpur
Satu-satu narasinya meluncur hambur
Ibarat buih-buih laut di pelatuk burung(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
9 |(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
Kejahatannya tanpa cerita dramatik
Dilakukan bersama komplotan epik
Kontrak sosial politik pun dikhianati
Kerugian negara yang masif terpatri(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
10 |(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
Ada banyak jurus dalam jualan keringat
Demi bisa tebus bahan bakar, tapi ingat
Oplosan itu bukan ada di obat semata
Melainkan merajalela dalam kasatmata(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
11 |(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
Kayu-kayu berenang di lomba dayung
Itu hal biasa, tapi kala renang kayu-kayu
Mampu mengungkap fakta dalam lindung
Siapa yang harus dikurung sebelum melayu(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
12 |(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
Alur seteru senantiasa memakan korban
Guru yang dimandikan. Siswi dieksekusi
Santri dipreteli. Adakah ini imbas beban
Hingga perundungan jadi jalan kalkulasi(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
13 |(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
Tambang-tambang jadi umpan jitu
Gemingnya omas-ormas serupa batu
Lagu lama kembali dikumandangkan
Fatwa-fatwa jadi benteng peremajaan(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)
2025(Source: kosapoin.com/puisi-lintang-ismaya-6)

SAJAK-SAJAK Ayie S. Buckhary
Negara: United States (Ohio)
Device: Desktop
OS: Unknown, Browser: Unknown








