PUISI Yusef Muldiyana

Sajak Panggung

SAJAK ORANG PANGGUNG(Source: kosapoin.com/puisi-yusef-muldiyana)

Panggung,
Kamu adalah nafas bening
tiga perempat usia
dari kepala
singgah di jiwa
menjadi suara(Source: kosapoin.com/puisi-yusef-muldiyana)

Panggung,
petualangan cinta seluruh usia
pada sela lantai panggung
terinjak, menginjak jejak
luka, suka, tawa, juga
bahagia(Source: kosapoin.com/puisi-yusef-muldiyana)

Panggung,
Ketika berdiri di atasmu
aku merasa pulang
ke rumahku tanpa bersalah
seribu telunjuk urung bertarung
membuka jemari berhadapan
mesra(Source: kosapoin.com/puisi-yusef-muldiyana)

Panggung,
kau menawarkan mawar
aku membuat mawarku
kau bermain peran
aku membuat peranku
kau berlari mengejar mimpi
aku membuat mimpiku
kadang kita serupa
kadang tak…(Source: kosapoin.com/puisi-yusef-muldiyana)

Panggung,
Cermin besar di bawah lampu
memantulkan aku yang bercahaya
aku yang bicara
kau duduk dihadapanku
kau memantul padaku
dan aku pun(Source: kosapoin.com/puisi-yusef-muldiyana)

Panggung,
Puncak dunia yang aku tuju
tak ingin aku pergi
ke mana pun
hanya menujumu.(Source: kosapoin.com/puisi-yusef-muldiyana)

Bandung 25 Desember 2025(Source: kosapoin.com/puisi-yusef-muldiyana)

PUISI Diro Aritonang
Baca Tulisan Lain

PUISI Diro Aritonang


Apakah artikel ini membantu?
IP: 216.73.217.63
Negara: United States (Ohio)
Device: Desktop
OS: Unknown, Browser: Unknown

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *