EPILOG PARA AHLI KATA
Syahdan, di sebuah negeri yang ditimpa malapetaka, di mana setiap hari adalah pertarungan yang mencekam dalam melawan keputusasaan, terbentanglah sebuah…
Syahdan, di sebuah negeri yang ditimpa malapetaka, di mana setiap hari adalah pertarungan yang mencekam dalam melawan keputusasaan, terbentanglah sebuah…
Kemarin, kami bertiga makan-makan di sebuah kedai yang ada di dalam sebuah mall. Seperti biasa, jika kami sudah berjumpa, segala…
Bagian 1 Nelayan dari Tassipi datang dengan perahu kayu sempit dan layar sobek yang dijahit ulang berkali-kali. Mereka tidak membawa…
Maryam menyukai kalimat. Ia suka mendengarnya, menuliskannya, bahkan menebaknya dari gerak bibir orang-orang, tapi ia benci satu hal kecil yang…
TOPENG RANJAK Wajah kitaadalah topeng-topengsemua wajah bertopengtopengku dan topengmusaling menterjemahkan isyarat :Ranjak! Ranjak! Ranjak!Ayo! Siapa sedia?tanggalkan topeng dirinya?Ayo! Kita mainkan…
4.20 Betah berlama-lama liat diaSelalu terbayang senyumdan janggutnya yang lebatMeski tahu ia tak seramah yang kau kiraTapi matanya akan hapus…
Bagian 2 Mereka duduk membentuk lingkaran di Pulau Pasir yang sunyi. Angin asin menyelinap di antara bekal yang baru dibuka:…
Bagian 3 Bagi orang Tassipi, nama Rote bukan hadir pertama lewat peta, tapi dari kisah-kisah yang dibiarkan mengering di geladak…
IKAN Di sisi sebuah kolamyang airnya beningdan diamaku melihatseekor ikansempoyonganmulutnya bicaraseperti membisikkan sesuatu.Aku menyesaltelah menangkapnyakenapa merasa lapar?Ikan itu kinitelah diamdengan…
TENTANG KATAbuat: SS (1)merawat getarkata-kata terbagidi rahim bunyi (2)merawat getirkata-kata menantidi sunyi dada (3)merawat katagetar getir tak samadi ujung lidah…
Kau tahu; Kaya itu ketika tidak lagi mengejar lebih. Seperti halnya perbedaan budaya, ia tidak menjadi skat di antara rukun…