PUISI Rachman Sabur

SIMSALABIM RED

SIMSALABIM

Simsalabim !
di negeri darurat
para preman
menjadi pejabat
para konglomerat
menjadi birokrat
para politisi
menjadi banci
para polisi
menjadi partai coklat
para tentara
menjadi partai tiarap
para pupu papa
menjadi pura-pura.
Simsalabim!
tubuh tanah air
bertumpah darah
tanah adat dijarah
tanah rakyat dirampas
tanah airmata
mengalir ke sungai
bernama Indonesia.
Simsalabim !
di negeri maling
para maling
berteriak-teriak maling
maliiing !
maliiing !
maliiing !
Mereka saling tuding
saling bukakan aib
sambil makan malam
di hotel bintang tujuh
menikmati steak sapi
minum anggur merah
minum anggur putih
mengisap cerutu cuba
sungguh fantastis !
para maling elitis
pidatokan kemanusiaan
sok moralis!
sok humanis!
sok pancasilais!
piiiih !
Simsalabim !
negeri ini
negeri sandiwara
para aktornya
asyik mainkan
lakon tragikomik
Indonesia gelap.

2026

SAJAK-SAJAK Rachman Sabur
Baca Tulisan Lain

SAJAK-SAJAK Rachman Sabur


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *