SAJAK-SAJAK Yoyo C. Durachman

yoyo e1751817290937

TARIAN YANG TERLUPA

Di tepi danau yang mengering,
ia duduk, tubuh renta dibalut sulaman yang lusuh,
di bawah bulan pucat yang menggigil
menggantung tanpa irama di langit yang tak bernada.

Tangannya pernah menebar bunga ke angkasa,
kini menggenggam debu gamelan yang bisu.
Langkah-langkahnya dulu menaklukkan malam,
kini terseret oleh waktu yang enggan berpaling.

Topeng-topeng pecah di sekitar,
mata kosong memandang dari retakan-retakan
seolah bertanya:
di mana tepuk tangan yang dulu menggema?

Dalam kabut,
bayangan dirinya menari, menari, menari
tapi tak ada yang peduli,
kecuali sunyi yang makin tua.

Anak-anak zaman menari dalam cahaya neon,
dengan irama asing yang menggugurkan warisan.
Ia hanya diam.
Menunggu.
Menjadi tanah.

maret, 2025

NEGERI DALAM GELOMBANG

Negeri ini perahu purba,
dibuat dari akar dan mantra,
berlayar di samudra waktu
yang kini berubah jadi layar raksasa
penuh gelombang sinyal dan bendera tak bernama.

Layar terkembang bukan oleh angin,
tapi oleh algoritma dan utang yang mengalir
seperti angin asing yang tak pernah membawa hujan,
hanya badai tanda tangan.

Simbol-simbol jadi lukisan kabur:
topeng diganti lensa filter,
aksara tua terselip di pojok iklan,
dan tifa bergema dalam sunyi museum
yang lebih sering difoto daripada didengar.

Bayangan perang bukan deru meriam,
tapi bisik lembut dari meja-meja bundar,
yang memutar nasib lewat mata uang
sambil menyajikan kopi kita
di cangkir mereka.

Dan bangsa ini?
Masih berdiri di antara bayang dan bayu,
memanggul pusaka dalam baju pinjaman,
berusaha bersuara dengan lidahnya sendiri
di tengah hiruk pikuk dunia
yang melantakkan identitas.

Nun jauh di dasar tanah,
ada suara yang tak bisa dicuri
denyut nadi dari tanah yang pernah berdoa,
akar yang diam-diam mencengkeram
meski daunnya diterpa arah yang berubah-ubah.

Sebuah bangsa bukan sekadar bendera,
tapi luka dan cinta yang bermakna
tetap diingat,
tak menjadi asing.

juni, 2025


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *