Quote Malam

trem

Di Negeri dimana keberagaman menjadi fondasi ideologis, kini sedang menghadapi problem komunal. Hegemoni mayoritas meminggirkan minoritas.(Source: kosapoin.com/quote-malam)

Keberagaman yang diagungkan dalam retorika nasional justru memudar dalam praktik sosial dan media. Media disibukkan dirinya sendiri, dalam pasar persaingan dan ruang-ruang legislasi melelahkan.(Source: kosapoin.com/quote-malam)

Boleh jadi ini kegagalan kolektif, akibat negara gagal merumuskan totalitas “demokrasi,” Thomas Hobbes, menyebut sebagai “deus mortalis,” dewa fana, negara punya kekuasaan, tapi terbatas.(Source: kosapoin.com/quote-malam)

Media sebagai penjaga demokrasi, secara epistemologi belum menyentuh isu-isu keragaman, ada deviasi konten sistematis, diperparah tekanan agenda setting kekuasaan dan tren digital, sehingga abai isu-isu minoritas(Source: kosapoin.com/quote-malam)

Keringnya kampanye hak buruh, sepinya kritik terhadap kebijakan pemerintah, dan cepat redanya kasus lingkungan hidup yang merusak peradaban, semua cepat tenggelam dari permukaan pemberitaan.(Source: kosapoin.com/quote-malam)

Padahal demokrasi melindungi imunitas media dari kooptasi apapun, termasuk narasi stabilitas dan pertumbuhan. “Stabilitas penting tapi tak boleh mengekang percakapan diruang publik”, kata Algooth Putranto(Source: kosapoin.com/quote-malam)

Filsuf seperti Michel Foucault melihat negara sebagai wadah kontrol sosial, kerap menggunakan berbagai institusi dan praktik kekuasaan untuk mengendalikan isu publik.(Source: kosapoin.com/quote-malam)

Sementara itu, Karl Marx melihat negara sebagai alat pemaksa, digunakan penguasa mempertahankan privatisasi kepemilikan atas alat – alat produksi mereka.(Source: kosapoin.com/quote-malam)

Media tak boleh kalah, didikte oleh kekuasaan dalam visibilitas engagement mayoritas. Media harus mampu menjadi panggung suara minoritas agar tidak noise, apalagi tersingkir.(Source: kosapoin.com/quote-malam)

Jika ini terjadi, jelas mengancam konstruksi demokrasi: hilangnya perspektif minoritas, berarti hilangnya inovasi epistemik yang lahir dari dialektika perbedaan.(Source: kosapoin.com/quote-malam)

Penting mereformasi diri, mengedepankan konten minoritas, melibatkan kurasi algoritmik (media sosial), dan memperkuat posisi dewan independen sebagai penjaga hegemoni pusat, dalam hal Dewan Pers.(Source: kosapoin.com/quote-malam)

Tanpa transformasi ini, media bukan lagi menjadi pagar kebhinekaan, melainkan ruang reproduksi hegemoni yang disamarkan sebagai modernitas.(Source: kosapoin.com/quote-malam)

Media harus menjadi ruang ontologis dimana setiap identitas bukan hanya ada, melainkan bermakna.(Source: kosapoin.com/quote-malam)

Bandung, 8 November 2025(Source: kosapoin.com/quote-malam)


Apakah artikel ini membantu?
IP: 216.73.216.204
Negara: United States (Ohio)
Device: Desktop
OS: Unknown, Browser: Unknown

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *