KEMBALILAH TERANG(Source: kosapoin.com/puisi-harris-priade-bah-2)
berapa panjang akan bertahan
usia kepalsuan itu
?
tak lebih panjang dari cerutu
yang kau hisap tanpa ragu
di depan hamparan menu
yang kau santap bersama kolegamu(Source: kosapoin.com/puisi-harris-priade-bah-2)
berapa lama mampu kau tutupi
kebusukan lakumu
?
tak lebih lama dari hidupmu
yang sepenghitungan jari itu
bahkan sebelum langkah kakimu kelu
daya ingatmu membeku(Source: kosapoin.com/puisi-harris-priade-bah-2)
sampai kapan mulutmu ringan
menghujat Tuhan orang-orang yang kau anggap kafir
?
sampai matimu mendadak
tatkala kau tantang Tuhan
membuktikan keberhadiranNya(Source: kosapoin.com/puisi-harris-priade-bah-2)
sampai di mana tanganmu kuat
mempersekusi kebenaran
menjadi korban kebebalanmu
?
sampai aspal jalan raya
muncul di keningmu yang menghitam(Source: kosapoin.com/puisi-harris-priade-bah-2)
keabadian
hanya milik kenangan
engkau pecundang
atau pemenang
tinggal abadi dalam ingatan(Source: kosapoin.com/puisi-harris-priade-bah-2)
kekekalan
hanya firman yang terbuktikan
sedari awal sesampai pengakhiran(Source: kosapoin.com/puisi-harris-priade-bah-2)
engkau milik kedamaian
atau sepenuhnya derita yang tak tertanggungkan(Source: kosapoin.com/puisi-harris-priade-bah-2)
puji-pujian yang kau nyanyikan
atau kertak gigi dan tangisan
yang tak berkesudahan(Source: kosapoin.com/puisi-harris-priade-bah-2)
kembalilah
terang(Source: kosapoin.com/puisi-harris-priade-bah-2)
19 Desember 2025(Source: kosapoin.com/puisi-harris-priade-bah-2)

PUISI-PUISI Rachman Sabur
Negara: United States (Ohio)
Device: Desktop
OS: Unknown, Browser: Unknown



