BUNGURSARI || Majelis Taklim Ar Rohmah pada Ahad pagi (14/09), dipenuhi semangat keagamaan. Sebanyak 40 orang peserta, terdiri dari bapak dan ibu, hadir mengikuti kegiatan bimbingan dan penyuluhan agama Islam. Acara ini menghadirkan H. Agus Al Amin, S.H, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bungursari, sebagai pemateri utama dengan tema Menggapai Cinta Rasulullah SAW.
Dalam penyampaiannya, H. Agus Al Amin menekankan bahwa mencintai Rasulullah SAW merupakan bagian dari keimanan seorang muslim. Beliau mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an: Katakanlah: Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu (QS. Ali Imran: 31). Ayat ini, jelas Agus, menunjukkan bahwa cinta kepada Nabi bukan hanya pengakuan, melainkan diwujudkan dengan meneladani sunnah-sunnah beliau.
Suasana majelis terasa khidmat ketika Agus Al Amin mengaitkan tema dengan kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan jamaah agar mencintai Rasulullah tidak sebatas pada ucapan shalawat, tetapi juga dengan menjalankan ajarannya dalam kejujuran, kasih sayang, dan kepedulian sosial. Pandangan ini sejalan dengan pendapat Imam Al-Ghazali yang menyatakan bahwa tanda cinta kepada Rasul adalah mencontoh akhlaknya dalam perilaku nyata.
Beberapa jamaah terlihat terharu ketika pemateri menjelaskan bahwa mencintai Nabi juga berarti siap berkorban demi kebaikan umat. “Cinta Rasulullah adalah energi spiritual yang mendorong kita untuk memperbaiki diri dan masyarakat,” ujar Agus Al Amin. Ia menambahkan, jika cinta itu benar, maka akan melahirkan amal shalih, sebagaimana ditegaskan oleh Ibnu Katsir bahwa cinta kepada Nabi merupakan jalan menuju ridha Allah.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh pemateri. Jamaah pun pulang dengan wajah berseri, membawa pesan penting bahwa mencintai Rasulullah SAW harus diwujudkan dalam amal dan sikap sehari-hari. Majelis Taklim Ar Rohmah kembali membuktikan dirinya sebagai ruang belajar spiritual yang memperkuat iman, mempererat silaturahmi, serta menanamkan nilai-nilai Islam yang membumi.









