Penulis: Lintang Ismaya
ARSITEK |6|
Gerimis tipis di sore itu seperti dry ice smoke yang menyelimuti panggung pertunjukan teater. Likat aroma tanah gunung yang basah…
LEMBAB |2|
“Hai!”“Apa?”“Belum tidur?”“Jadwal tidur saya tak pernah berubah!”“Masih berdarah drakula dong!”“Maksud?”“Siang tidur. Malam kelayapan. Mending kalau kelelawar, hanya nyolong buah saja.…
METAMORFOSIS
Mengulang-ulang—mendaur kembali bahasa yang beterbangan di udara musim pancaroba, berputar tanpa pernah benar-benar hilang. Ada begitu banyak jejak kata yang…
PUISI Lintang Ismaya
ABSTRAK Jika malam bertanya pada bulanJika siang bertanya pada matahariAtau sebaliknya: jika malam bertanyaPada matahari dan siang pada bulan Jika…
PUISI Lintang Ismaya
PETA PEMBERONTAK: Albert Camus Pasca revolusiPembatas ideologi tumbuh subur Kaum proletar Ladang subur para demagogKeributan bergantung pada waktu 2000 HOMPIMPA…
