SEKEPING HIDUP
Lupakanlah pertanyaanku
Tentang sebuah penjara itu
Aku tak mengharap apa-apa
Dari sekeping hidup
Telah kututup segala yang tiada
Juga cerita-cerita dan rahasia
Semua telah berlalu dan membatu
Aku telah menceraikan tubuhku
Dan hidup bagimu
Lupakanlah pertanyaanku
Percayalah pada langkahmu

PUISI Ayie S Bukhary
PEREMPUAN
Pada irama yang mengalir
Kutemukan lagu yang sama
Bunyi yang tak pernah diberi nama
Bingkai-bingkai jendela
Ruang-ruang segi tiga. Raut seputih salju
Memandang pintu yang tertutup jurang
Di bawah kota
Kemudian langit memberi suara
Di akhir cerita, jalan yang mengungsikan
Arah, air mata di lekuk biola
Lukisan adalah kesunyian
Yang memberi bahasa
Kekuatan yang diam
Gelas kristal persembahan
Kau inginkan aku mabuk
Tak berdaya, saat pesta
Kupetik bunga bagi angin
Setelah kau tikam seluruh
Keyakinan

PUISI Yesmil Anwar
GAMBAR
Aku tenggelam di ujung napasmu
Suaramu membirukan laut yang menguap
Memisahkan cahaya pada permukaan gambar
Muara yang menyatu pada permukaan laut
Lagu yang kupendam di luar abad
Malam telah kuabadikan untukmu
Kesia-siaan bagi lampu hijau
Bagai cerita dalam hujan, saat kembali
Dalam kota-kota, hutan-hutan, kembali
Dalam keterasingan
Aku bersamamu sebuah gambar tanpa wujud
Sepi melayang-layang pada secawan air
Kutenggak seluruhnya dari isi pikiranmu
Jalan yang berkelok, menuju tangga matahari
Bunga-bunga yang berserak, teriakan
Yang tertahan, seolah menggali waktu
Dalam kesendirian





