BIMBINGAN PERKAWINAN PRA NIKAH DI KUA BUNGURSARI KUATKAN PONDASI SPIRITUAL CALON PENGANTIN

kuah

KUA Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya kembali menyelenggarakan layanan Bimbingan Perkawinan (BimWin) pra nikah bagi sembilan pasangan calon pengantin pada Selasa, 9 Desember 2025, bertempat di Aula KUA. Kegiatan dibuka oleh Kepala KUA, H. Hendra, S.Ag yang menekankan pentingnya memahami prinsip dasar pernikahan sesuai nilai-nilai Islam dan aturan perundang-undangan. Ia mengutip firman Allah dalam QS. Ar-Rum ayat 21 tentang tujuan sakinah, mawaddah, dan rahmah sebagai landasan membangun keluarga. H. Hendra juga menegaskan bahwa pernikahan adalah ikatan tanggung jawab sebagaimana ditegaskan dalam UU Nomor 1 Tahun 1974, sehingga calon pengantin perlu memahami hak, kewajiban, serta etika berumah tangga, sebagaimana pesan Nabi SAW, “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya.” (HR. Tirmidzi).

Materi kedua disampaikan oleh Aceng Kosim yang memaparkan pentingnya pemetaan masalah rumah tangga secara dini untuk mencegah konflik yang berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa setiap persoalan harus diselesaikan melalui komunikasi, kesabaran, dan ketakwaan sebagai pondasi spiritual. Aceng mengutip QS. At-Taghabun ayat 14 yang mengingatkan adanya potensi ujian dalam keluarga, sehingga dibutuhkan keteguhan iman dan kecermatan dalam mengambil keputusan. Pendapat Imam Al-Ghazali juga turut disampaikan, bahwa rumah tangga yang kuat lahir dari hati yang jernih, saling memahami, dan komitmen terhadap nilai-nilai agama.

Pada sesi ketiga, Bidan Deva dari Puskesmas Bantarsari memberikan penjelasan tentang kesehatan reproduksi, seksualitas, serta pentingnya pola hidup sehat dalam mewujudkan keluarga harmonis. Ia menjelaskan bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian dari amanah Allah, sebagaimana hadis Nabi SAW, “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.” (HR. Muslim). Bidan Deva juga menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental sebelum memasuki pernikahan, termasuk edukasi mengenai kehamilan, kebersihan diri, serta pencegahan penyakit reproduksi, sejalan dengan kaidah fikih “Menjaga keselamatan jiwa adalah kewajiban.”

Kegiatan BimWin berjalan penuh antusiasme, interaktif, dan suasana kegembiraan dari seluruh peserta. Salah satu pasangan calon pengantin dari Sukalaksana menyampaikan testimoni positif bahwa BimWin sangat bermanfaat sebagai bekal membangun keluarga yang kokoh secara spiritual dan emosional. Mereka menilai bahwa bimbingan seperti ini sangat membantu memahami dinamika kehidupan rumah tangga secara komprehensif. Dengan materi yang lengkap dan relevan, kegiatan BimWin ini diharapkan mampu melahirkan keluarga-keluarga baru yang sakinah, mawaddah, dan rahmah serta memiliki kesiapan lahir batin dalam menjalani kehidupan pernikahan.

Kontributor : Ihsan – Humas KUA kec Bungursari kemenag kota Tasikmalaya


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *