PUISI Yesmil Anwar

yesa 3

PAHLAWAN

Setiap akan dimunculkannya seorang pahlawan,
maka pada saat yang sama akan dibutuhkan seorang penjahat!
Siapa gerangan dia _yang keberadaannya bagaikan sekeping mata uang?
Sosok keduanya dapat dibedakan tapi tak dapat dipisahkan.
Sementara itu, kita mengatakan politik itu kotor…
Apakah seorang pahlawan bisa lahir dari rahim kenistaan
Lalu apa yang harus jadi pegangan dalam suasana pancaroba, mega mendung dan penuh bayangan kabut ini?

2018

PUISI Lintang Ismaya
Baca Tulisan Lain

PUISI Lintang Ismaya

RAHWANA DI DADAKU

Inikah makna yang kukandung di bawah topeng ke maharajaan
Kini aku tak kuasa menahan nyeri
Ketika wajahku berdarah ditapak topeng
Desir angin yang menyapu wajahku
Mengundang kengerian dan kebencian yang putus asa

Aku diarak dalam alam kemaharajaan
Alengka negeriku hanya sebuah jinjingan predikat penderitaan
Yang harus aku jajakan zaman
Dalam gaung sejarah kemaharajaan
Dan tawaku, hanya aku yang mendengar sendiri
Sebagai tangis yang menusuk kalbu
( topengku tak pernah peduli tetesan air mataku)

Semakin menjauh…
Seperti semacam jalur birokrasi yang dikodratkan

Bangsaku!
Dengar suaraku gemetar
Aku cabut semua janji-janji
Aku tanggalkan seluruh topeng- topeng di wajahku
Aku buang semua aji-aji kesaktian
Aku akui semua dosa-dosa
Aku ingin mengakhir semua ini…

Dengarlah bangsaku!
Aku muak jadi pahlawan!

1983

PUISI Yesmil Anwar
Baca Tulisan Lain

PUISI Yesmil Anwar


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *