“Taburan Bunga di Ujung Tanya”
Pada suatu pagi yang tak pernah dijanjikan,
kau pergi,
seperti daun terakhir
yang luruh tanpa pamit
di pangkuan musim dingin.
Aku menggenggam bayangmu,
tapi bayangan tak bisa kupeluk.
Yang tersisa hanya bau bantal
dan sunyi yang tak tahu
cara diam.
Jiwaku retak.
Seperti cermin yang pecah di dalam dada
setiap kepingnya menanyakan hal yang sama:
“Kenapa aku?”
“Kenapa kau?”
“Kenapa sekarang?”
Aku berjalan di antara hari-hari kosong,
mencari jawaban di kerumunan doa,
di buku-buku,
di malam-malam
yang terlalu panjang untuk disebut malam.
Tapi waktu,
ia tak menjawab.
Ia hanya terus berjalan,
membawaku perlahan
ke tepi keikhlasan.
Dan di sana,
aku berdiri
bukan karena kuat,
tapi karena tak ada pilihan lain
selain menerima.
Kini,
setiap rindu,
aku datang membawa bunga dan do’a.
Bukan untuk meratapi,
tapi untuk menyapa.
Tabur demi tabur,
bukan tanda kehilangan,
tapi jejak cinta
yang tak selesai
meski maut sudah mengetuk.
Dan di antara harum kelopak itu,
aku bisikkan satu hal:
“Aku mengerti, akhirnya.”
“Takdir tidak bisa dihindari,
tapi cinta… tak pernah ikut mati.”
1/4/23

PUISI Sosiawan Leak
Labirin
Aku berjalan dalam labirin sunyi,
Dinding-dindingnya bisu, namun penuh tanya.
Setiap tikungan adalah harapan yang patah,
Setiap lorong menggema langkahku sendiri.
Tak ada peta, tak ada arah,
Hanya detak jantung yang kian cepat.
Apakah aku mengejar cahaya,
Atau justru berlari dari bayangan masa lalu?
Di persimpangan kusapa bayanganku,
Ia tak menjawab, hanya menatapku pilu.
Mungkin hidup memang bukan jalan lurus,
Tapi labirin tempat kita hilang, lalu bertumbuh.
1/2/25

SAJAK-SAJAK Rachman Sabur
Kotaku
Kotaku tak pernah benar-benar tidur,
Tapi lelahnya terasa di tiap lampu yang meredup.
Dalam kelam malam yang menempel di dinding beton,
Aku mendengar rintih sunyi dari jendela-jendela tertutup.
Di gang sempit yang beraroma kenangan,
Aku melihat anak-anak bermain dengan bayangan,
Menyusuri waktu yang tak pernah ramah,
Menertawakan kelam seolah itu pelangi.
Dalam kotaku,
Kita bukan manusia, kita tanda tanya.
Tapi barangkali di antara beton dan asap,
Masih ada nyala kecil yang tak bisa padam.
5/4/25









