Layar ini… seperti cermin tanpa kedalaman Aku melihat wajahku di sana dengan filter senyum yang tak selalu kupercaya. Setiap geser, setiap klik, ada dunia yang berteriak agar aku dikenal, dipuja, dikutip, dibagikan.
Katanya, inilah zaman emas… zaman di mana namamu bisa hidup abadi jika kau sanggup menari di atas likes dan komentar. Tapi benarkah? Apakah kemasyhuran itu bernyawa? Atau hanya bayang yang terus menuntut dipeluk tanpa pernah bisa dipeluk kembali?
Aku pernah percaya… bahwa jumlah pengikut adalah cermin keberhasilan. Bahwa tepuk tangan virtual adalah cinta yang nyata Tapi setiap malam aku pulang ke sunyi Ke ruang yang tak punya notifikasi. Ke aku… yang terlupa oleh aku sendiri
Kita ini… menjadi aktor dalam sandiwara tanpa panggung, tapi dengan jutaan mata yang menyaksikan Jika sorotan itu mati, apakah aku juga akan lenyap?
Aku tahu sekarang tak semua sorotan itu cahaya tak semua pujian itu kejujuran tak semua popularitas kemenangan Kadang, yang sejati justru tumbuh dalam diam dalam kerja dalam cinta tanpa saksi
Yoyo C. Durachman lahir di Bandung 21 September 1954. Sejak lahir sampai sekarang tinggal di Kota Bandung dan Cimahi- Jawa Barat, meskipun tahun 1977 pernah tinggal di Jakarta selama enam bulan untuk menimba/mengamati pengalaman menjadi penulis dan aktivis teater.
Tahun 1978 menjadi Mahasiswa angkatan pertama Jurusan Teater ASTI (kini ISBI) Bandung dan sekaligus pada waktu itu juga bergabung dengan Studiklub Teater Bandung (STB) dengan kapasitas sebagai Aktor, Asisten Sutradara dan Sutradara, sampai sekarang. Di STB terlibat dalam pementasan pementasan; Lingkaran Kapur Putih, karya: Bertold Brecht; Antigone, karya: Sophokles, Egmont, karya: Goethe; Burung Camar, karya: Anton Chekov dan Impian di Tengah Musim, karya: W. Shakespeare. di STB pun pernah menyutradarai; Nyanyian Angsa, karya: Anton Chekov; Tiga Kehidupan Karya: Yasmina Resa dan Macbeth, karya: W. Shakespeare. Selain di STB aktif dalam pementasan Sanggar Kita Bandung, Jurusan Teater ISBI Bandung dengan kapasitas sebagai Aktor, Sutradara dan Produser.
Dunia kepenulisan meskipun tidak produktif, diakrabinya dengan menulis Cerpen, Puisi, Esai yang dimuat di Pikiran Rakyat, Sinar Harapan, Suara Karya, Gala, Bandung Pos, Prioritas dan Mandala, dan Jurnal Panggung serta dalam buku bunga rampai tulisan.
Sebagai Dosen Teater pernah mengajar di ISBI Bandung (1983-2019), IKIP (kini UPI- 1990-1995) dan IKJ (2002-2014).
Aktivitasnya sebagai penulis diperkaya dengan penelitian yang hasilnya dibukukan dengan Judul; Enam Teater/1996, Teater Tradisi dan Baru/2009, Perkembangan Konsep Penyutradaraan/2008.
Aktif menjadi Jury dan narasumber work shop dan seminar di Perguruan Tinggi dan beberapa Event dan Festival. Selain daripada itu pernah menjadi pengurus Dewan Kesenian Kota Bandung/2019-2023 dan kini menjadi Pengurus Dewan Kesenian Kota Cimahi (DKKC)2016 SD Sekarang.