PUISI Yesmil Anwar

ham

HAk ASASI MANUSIA
(bukan) sebatas pemanis bibir

Semakin berkuasa semakin zalim
Semakin kaya semakin rakus
Semakin berilmu semakin kufur

Kaum kapitalis menciptakan kerudung kebusukannya
dengan aji-aji hak asasi manusia
Menindas dengan belalai persamaan hak dan demokrasi ala barat
Sementara mereka sendiri bagai dajal berbulu domba
Zionis sang penemu rumusan hak asasi manusia yang di bawanya ke barat memaku kebencian klasik pada saudaranya Palestina sang jelita

Atas nama hak asasi manusia Sang Adikuasa meninabobokan negara miskin dengan bantuan yang tak bermasa depan, menggulung dalam perserikatan bangsa-bangsa yang menganggap dirinya beradap di meja perdamaian_bagai boneka keadilan sebatas pemanis bibir

Lalu mereka dengungkan dengan label hak asasi universal_ katanya untuk semua bangsa dari semua bangsa
Untaian tepuk tangan; gemuruh solidaritas, gaungnya berhenti di dinding-dinding luka Gaza yang hancur lebur…
Terbendung dalam dingin yang membeku di Ukraina yang rakyatnya dirajam perang_ seolah tak berjarak dengan urat leher mereka
Di benua hitam lumuran perkosaan kebebasan mati suri dalam nyanyian penderitaan
Apa yang kita petik dari puluhan dekade sebuah deklarasi?
Hanya mimpi-mimpi indah yang menjauhkan kenyataan dengan harapan…

Setiap bangsa punya keunikan sendiri
Setiap bangsa punya budaya kebijakan lokal jatidiri_ itulah hak asasi….

Timur dan barat tak mungkin disatukan, karena keduanya berdiri dengan kokoh_saling memberi dan menerima
Partikularisme adalah keniscayaan…
Mentari dunia timur adalah kepompong pengharapan wajah bangsa ini_ biarkan terbang sebagai kupu-kupu kebebasan yang wajib dihormati

Kita raut hak asasi bangsa ini dengan jiwa dan semangat adat ketimuran, dengan nilai-nilai yang hidup disini_ di bumi pertiwi
bukan sekedar pemanis bibir… Baluran wajah religiusitas yang penuh cinta…
Itulah inti Hak Asasi Manusia

2025

#PERINGATAN HARI HAK ASASI MANUSIA 10 Desember 2025

PUISI Yesmil Anwar
Baca Tulisan Lain

PUISI Yesmil Anwar


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *