PUISI Yanuar Abdillah Setiadi

ilustrasi yanuar AS 1 1

Pensil Warna

Warna-warna menari
di secarik kertas suci.
Gemulai yang lebih khusuk
dari tarian sufi Rumi.
Barangkali warna itu sedang
kasmaran pada carik teduh
wajah laila yang
terbit di ufuk matamu.

Purwokerto, 2026

PUISI Lintang Ismaya
Baca Tulisan Lain

PUISI Lintang Ismaya

Senja di Purwokerto

Angin ditiup pujangga
berterbangan di angkasa
mewujud
puisi
sajak
prosa
yang mendarat
tepat
di hati kekasihnya.

Purwokerto, 2026

PUISI Rachman Sabur
Baca Tulisan Lain

PUISI Rachman Sabur

Purwokerto yang Kalah

Tidak ada kota
yang bisa menampung
mimpi seorang
anak muda yang
hobinya singgah
di negeri mimpi.

Purwokerto, 2026

PUISI Nurrahmat SN
Baca Tulisan Lain

PUISI Nurrahmat SN

Parkir di Purwokerto

Layaknya papan catur
pion-pion itu dikawal benteng,
benteng-benteng dikawal kuda,
kuda-kuda dikawal mentri,
mentri-mentri dikawal ratu,
dan ratu-ratu dikawal raja.
Permainan tidak akan pernah usai
dalam waktu yang singkat.
Dan, kita adalah pemain
yang sengaja dikalahkan.

Purwokerto, 2026

PUISI Ayie S. Bukhary
Baca Tulisan Lain

PUISI Ayie S. Bukhary

Buku

Adalah destinasi
yang hanya bisa
disinggahi oleh
pelancong yang
haus akan kata
dan makna.

Purwokerto, 2026

PUISI Pakesit
Baca Tulisan Lain

PUISI Pakesit


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *