NYANYIAN GURU HONORER
Suaraku nyanyian langit yang membiru
Dengungnya menusuk-tusuk pemburu
Ilmu. Rupa-rupa warna melukis fakta
Peristiwa-peristiwa kian terbuka nyata
Kata-kata dituliskan di badan papan tulis
Ruang-ruang tercipta dalam ragam tafsir
Siapa yang bisa membaca dengan cermat
Di situlah makna kata didapat dengan tepat
Suaraku nyanyian semesta yang membara
Demi generasi bangsa meski upah sekadar
Tapi nektar tetaplah nektar bukan nastar
Segenap ilmu harus bisa sampai terhantar
Tak ada alasan memikirkan sekadar
Sebab sadar lebih utama dari kadar
Kala tujuan meraih ingin dipilih
Tuhan telah memilih yang teripilih
2025

SAJAK-SAJAK Galih M. Rosyadi
PELAJARAN MEMBACA
Bangku-bangku berjajar menyimpan peristiwa
Murid-murid belajar pecahkan makna kata-kata
Ruang-ruang terbaca penuh dengan tanda-tanda
Siapa yang sampai pada titik, makna kata tertawa
2025

SAJAK-SAJAK Arif Fathur
MEMBACA LANGKAH
Hening bukan berarti mengerti
Sepi bukan bermakna mengeja
Pikiran jalan-jalan dalam belanja
Pilih-pilih apa yang didahulukan
Sementara bapak terus berupaya
Demi anak raih cita dan cintanya
Ibu sibuk siapkan nutrisi terbaik
Demi buah hati cerdik memetik
Masa depan penerus bangsa
Tergenggam di arus pembaca
Aku hanya jembatan penghubung
Dari segenap persoalan terhitung
2025









