BRISBANE POWERHOUSE
Di atas kepala
para aktor
batu-batu
merah bolong
berseliweran.
Dipanggung powerhouse
tubuh-tubuh bolong
dikubur batu-batu
tangan terkepal
1999

SAJAK-SAJAK Ihsan Farhanuddin
OSAKA-SIBHUYA
Tersesat dalam pesona
tersihir kota-kota cahaya
Osaka-Sibhuya
mantera-mantera zinho
kisah-kasih para Geisha
terhidang di cawan tuak
sake haiku
sakeda!
2000

PUISI Diro Aritonang
HAMBURG
Gutentag Peter Handke
aku Kaspar
made in Indonesia.
Aku ingin menjelma
seperti orang
yang pernah ada
dalam lakonmu
2001

SAJAK-SAJAK Yoyo C. Durachman
AMSTERDAM
Pagi yang beku
matahari hitam
gedung-gedung kelabu
jalanan putih
terbungkus salju.
Menghirup kopi
ingat Multatuli
ingat Rangkasbitung
pahit mengalir
dalam mulutku
2004

SAJAK-SAJAK Lintang Ismaya
ROTTERDAM
Menikmati hidangan
sandwich roti
dan coklat panas
pagi hari
di taman bunga tulip
Tiba-tiba saja
badai salju menyapu
mengubur ambulance
ada orang mati
2004

PUISI Yesmil Anwar
SUNGAI GONGGHUAN
Di sungai Gongghuan
dengan latar belakang
bunyi lonceng kuil tua
bergetar raga-sukma
beriak warna bianglala
di antara bunga-bunga
teratai putih.
Aku bertemu Budha
tersenyum Ia.
Sesaat aku lupa
nama sendiri
2013

PUISI Rachman Sabur
RED EMPTINESS
Tangisan batu
erangan tubuh
‘red emptiness’
di penthouse theater
kata-kata
tak lagi bermakna
2011

SAJAK-SAJAK Ayie S. Buckhary
DI LOBY ST SEATTLE
Di suatu siang
yang teramat dingin
wajah-wajah asing
memandang asing
hanya isyarat tubuh
dan gumaman.
Sambil membaca Time’s
lelaki tua itu
Tiba-tiba tertawa
terbahak-bahak
Fuck you!
2011









